Posts

Simulasi Pelatihan Penanggulangan Bencana TRC Unaya

Minggu (15/5), adalah hari terakhir dari pelatihan penanggulangan bencana yang diadakan oleh TRC (Tim Reaksi Cepat) unaya. setelah kemarin (14/5), para peserta telah mendapatkan teori yang banyak seputaran penanggulangan bencana, dan pada hari ini para peserta diajarkan langsung cara melakukan pertolongan pertama pada suatu bencana.

Yang diajarkan pada saat pelatihan adalah BLS (Basic Life Support) dan ACLS (Advance Cardio Life Support), dan diantaranya adalah, cara melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru), cara melakukan pembidaian, dan cara mengevakuasi korban bencana dengan baik dan benar.

Dan setelah peserta diajarkan beberapa pertolongan saat bencana, panitia pelatihan juga telah menyiapkan sesi simulasi yang akan diikut serta langsung oleh beberapa peserta pelatihan yang dipilih langsung oleh panitia, guna untuk melihat kecakapan dan kepekaan dari peserta terhadap apa yang telah dberikan selama 2 hari pelatihan.

Saat simulasi sedang berlangsung

Saat simulasi sedang berlangsung

“Setelah selesai pelatihan ini diadakan, untuk ke depan kita akan membentuk TBM yang akan siap dan tanggap dalam menanggapi bencana ke depan”, kata dr. Iziddin, sebagai Wakil Rektor III Unaya. Dikarenakan sambutan dan semangat yang luarbiasa terlihat dari wajah mahasiswa dalam mengikuti simulasi dari pelatihan penanggulangan bencana sehingga dukungan dari pihak kampus juga tinggi dalam menanggapi pembentukan TBM (Tim Bantuan Medis) tersebut.

 

 

TRC (Tim Reaksi Cepat) Unaya Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana Bersama PMI

Sabtu(14/5) merupakan hari pertama dari terselenggaranya pelatihan penanggulangan bencana yang diadakan oleh TRC (Tim Reaksi Cepat) Unaya yang bekerjasama dengan PMI (Palang Merah Indonesia). Pelatihan ini dimulai pada pukul 9.00 WIB di lantai 1 tepatnya di ruang kuliah pakar yang mana turut diramaikan oleh sejumlah mahasiswa unaya dari setiap fakultas yang siap dan tanggap berperan dalam penanggulangan bencana.

Pada hari pertama ini, pihak PMI yang mana sebagai pemateri dalam pelatihan ini telah mensematkan beberapa teori atau pengetahuan kepada peserta pelatihan sebelum diperbolehkan untuk mengikuti simulasi yang akan diadakan besok, minggu (15/5).

Ada banyak ilmu yang diajarkan tentang bagaimana melakukan pertolongan pertama pada korban bencana, diantaranya yaitu BLS (Basic Life Support) dan ACLS (Advance Cardio Life Support). Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan beberapa alat yang biasa digunakan dalam melakukan penanggulangan bencana. Dan setelah peserta dipermantapkan dengan pengetahuan yang baik maka peserta akan mudah untuk mengikuti simulasi.

Setelah hari ini, kegiatan yang sangat di tunggu-tunggu oleh peserta pelatihan adalah simulasi, yang mana peserta akan langsung mempraktikkan apa yang telah disampaikan pada hari ini. Dan simulasi tersebut akan dilaksanakan esok hari (15/5).