Posts

Komisi VII DPRA Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Peserta PKMB Unaya 2016

DISELA-sela pelaksanaan PKMB (Pembinaan Karakter Mahasiswa Baru) 2016 Universitas, STMIK, dan Akper Abulyatama juga turut menghadiri Nurzahri dari komisi VII DPRA memberikan wawasan kebangsaan dalam perspektif keislaman dan keacehan kepada Peserta PKMB Unaya 2016 di aula balee nyak syech, Selasa (20/09).

salah satu visi pemerintah Aceh sekarang adalah menginginkan rakyat Aceh selain cinta kepada Negara Indonesia juga harus memiliki wawasan sejarah sebagai tonggak awal terbentuknya ideologi ke-Aceh-an sebagai jati diri orang Aceh.

Nurzahri mengatakan sebenarnya banyak alasan kenapa konsep ke-Aceh-an perlu diterapkan, mengingat rakyat Aceh pada era globalisasi ini telah minim wawasan sejarah dan karakter yang mencerminkan watak rakyat Aceh yang tidak terlepas dari unsur-unsur Islam.

“Pasca konflik, tsunami dan perdamaian. globalisasi terus memasuki Aceh. Hal ini dikarenakan yang merekontruksi Aceh agar normal kembali adalah bangsa-bangsa dari luar. Dan giatnya pemerintah mempromosi Aceh sebagai daerah prawisata yang menyenangkan untuk dikunjungi turis asing juga membuat globalisasi mau tidak mau memaksakan rakyat Aceh untuk mengikutinya. Untuk membendung itu, maka kesadaran akan jati diri bangsanya perlu diterapkan dalam diri orang Aceh,” ujarnya.

Ia juga mengatakan  idealnya ke-Aceh-an yang diharapkan bukan bersifat nasionalistik tetapi rasa syukur dan rasa bangga terhadap pendahulu yang mampu membuat kejayaan Aceh, dengan rasa tersebut diharapkan dapat dijadikan sebuah pelajaran dan semangat untuk melanjutkan kehidupan dan kemajuan Aceh ke depan.

Nurzahri juga menyampaikan kepada peserta PKMB agar kembali membangun semangat ke-Aceh-an dalam NKRI.

BNN Aceh Gelar Kuliah Umum Bersama Mahasiswa Baru Abulyatama

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Selasa (20/09) menggelar kuliah umum penyuluhan bahaya narkoba bagi generasi muda dan pencegahana narkoba kepada mahasiswa baru disela-sela acara Pembinaan Karakter Mahasiswa Baru (PKMB) Universitas, STMIK, dan Akper Abulyatama. Kegiatan itu berlangsung di aula balee nyak syech.

Drs Armensyah Thay yang diwakili oleh stafnya menjadi pemateri kuliah umum memaparkan, bahwa harus ada aksi dalam pencegahan narkoba dan rokok. Maka peran orang tua dan kampus sangat besar dalam mengawasi mahasiswanya sejak dini agar tidak menjadi perokok. Sebab, seorang perokok akan berpotensi menjadi pemakai narkoba.

“Bahkan dalam hukum sudah diatur, bila ada orang tua yang membiarkan anaknya terlibat narkoba, maka ia dapat diproses secara hukum,” ujarnya.

Sementara, salah satu mahasiswa baru bernama Ardila Hanum mengatakan, kegiatan sosialisasi itu akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Sebab saat ini pemakaian narkoba sudah melibatkan perempuan dan remaja.

Menurutnya, kuliah umum tidak hanya sebatas pada mahasiswa, namun harus mampu memberi motivasi dan kesadaran kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam narkoba. Di akhir kegiatan, diputar video resiko merokok yang dapat merusak paru-paru.

Alumni Unaya Ini Beri Motivasi Kepada 786 Mahasiswa Baru 2016

BERNAMA lengkap Ir TA Khalid Lahir di Meunasah Mee, Jangka Buya, Kabupaten Pidie (kini Pidie Jaya), 25 Februari 1970, Ia mulai dikenal di dunia politik sejak 2003, saat pelaksanaan Pembinaan Karakter Mahasiswa Baru (PKMB) Unaya ia pun tak lupa memberikan motivasi kepada puluhan mahasiswa baru di aula bale nyak syech Kampus Abulyatama, Selasa 20 September 2016.

kehadiran TA Khalid mendapat sambutan hangat dari para mahasiswa baru, aktivis mahasiswa setingkat PEMA, DPM dan BEM Fakultas, serta para dosen. TA Khalid merupakan alumni Teknik Mesin angkatan 1989.

Dalam sambutannya, TA Khalid menyampaikan suka dukanya selama menempuh pendidikan. TA Khalid juga bercerita soal pengalaman dirinya menjadi Ketua DPRK Lhokseumawe dengan hanya bermodalkan 2 kursi.

Penjelasan TA Khalid ini ternyata mampu membakar semangat para mahasiswa serta dosen. Tepuk tangan meriah terdengar sepanjang acara.

“Saya meminta mahasiswa baru untuk terus belajar sesuai dengan disiplin ilmu dan jurusan masing-masing,” ujarnya.

Bersamaan dengan TA Khalid, alumni Unaya lainnya yang telah sukses sebagai ke adalah Aliman Selian juga turut memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa baru Unaya, saat ini ia menjabat sebagai koordinator KAHMI Aceh Besar.