Posts

3 Tips Mudah Mencegah Usus Buntu

Siapa sih yang mau sakit apalagi sampai harus operasi? Anda pastinya juga ingin agar bisa selalu sehat dan bebas dari penyakit apapun, salah satunya agar bisa terhindari dari penyakit usus buntu. Membayangkan harus operasi usus buntu saja pasti sudah membuat kita takut.

Gejala-gejala Penyakit Usus Buntu

Seperti yang dilansir oleh medical-news.medrounds.org, penyakit usus buntu memiliki beberapa gejala yaitu pusing, muntah-muntah, hilangnya nafsu makan, demam, diare atau konstipasi, pembengkakan di bagian perut, tidak bisa buang gas atau kentut, dan terasa sakit saat buang air kecil

Gejala yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda. Bahkan ada yang gejalanya mirip kena sakit maag. Seseorang biasanya harus menjalani operasi usus buntu jika usus buntu sudah meradang, apalagi jika sudah terkena infeksi dan memiliki risiko pecah.

Jika Anda sudah kena penyakit usus buntu dan diharuskan operasi, tak perlu takut. Operasinya biasanya berlangsung kurang lebih satu jam. Anda tidak akan merasakan sakit saat operasi karena akan dibius.

Sementara proses penyembuhan bisa membutuhkan waktu selama dua minggu hingga luka jahitan bekas operasi benar-benar sembuh.

Agar bisa terhindar dari penyakit usus buntu, ada tiga tips praktis yang bisa Anda ikuti. Mencegah, pastinya jauh lebih baik daripada mengobati kan?

1. Makan Makanan Berserat
Salah satu alasan mengapa seseorang terkena radang usus buntu adalah karena adanya penyumbatan yang disebabkan oleh feses yang menumpuk. Dengan makanan yang kaya serat, sistem pencernaan akan lancar dan feses pun tidak akan keras apalagi menyumbat usus.
Makanan apa saja yang tergolong kaya serat? Beberapa diantaranya adalah gandum utuh, sayuran seperti wortel, dan buah-buahan.

2. Jangan Menahan Buang Air Besar
Buang air besar secara rutin adalah tanda bahwa sistem pencernaan Anda sehat. Jika Anda sering menahan buang air besar, maka risiko penyumbatan dan penumpukan feses di usus buntu akan semakin besar. Selain itu, jangan menahan diri Anda untuk buang gas atau kentut.

3. Banyak Minum Air Putih
Minum air putih cukup, misalnya delapan gelas sehari bisa membantu Anda untuk mencegah terjadinya peradangan di usus buntu. Untuk Anda yang sering bekerja di depan komputer selama berjam-jam, selalu sediakan air minum putih di dekat Anda.

Perut Susah Rata ? Mungkin ini Penyebabnya

Sudah sit up setiap hari, sudah jogging sampai badan basah kuyup perut masih aja gendut. Lama-lama menyerah dan jadi malas berolah-raga. Pernah merasakan hal ini?

Memiliki perut rata bagi kaum wanita, dan perut six pack bagi kaum pria memang jadi dambaan banyak orang. Sayangnya, kita hanya fokus pada satu tujuan: perut, lalu  lupa untuk mendapatkan bentuk ideal ternyata banyak hal terkait.

GeniusBeauty.com memamparkan 5 hal yang membuat perut susah rata. Coba perhatikan, yuk.

1. Stres
Ternyata stres membawa pengaruh yang besar bagi rata tidaknya perut kamu. Jika kamu merasa marah atau benci pada banyak hal. tubuh kamu akan tegang dan mengeluarkan hormon stres. Hormon tersebut dapat menghancurkan massa otot dan menghambat pembakaran lemak.

2. Dehidrasi
Perbanyak makan garam dan minum sedikit air, maka bisa dipastikan perut kamu akan tampak seperti wanita yang sedang hamil muda. Garam akan mengikat cairan lebih banyak, terutama di area seperti perut. Maka hindari mengonsumsi makanan yang mengandung banyak garam, terutama sebelum tidur.

3. Kurang Latihan
Cardio tidak akan membuat perut kamu rata, karena kamu harus melatih otot di seluruh perut, bukan dengan cardio yang bertujuan untuk kesehatan jantung dan sistem pernapasan. Jika kamu memang serius ingin meratakan perut atau membuatnya jadi six pack, konsultasikan pada pelatih kebugaran.

4. Kelebihan Berat Badan
Jika kamu ingin melatih otot perut, pastikan berat badan kamu sudah ideal. Percuma saja sering sit up jika berat badan kamu masih berlebih, karena akan sangat sulit membentuk otot perut. Turunkan dulu berat badan kamu ke angka ideal, baru latih otot perut kamu. Tak heran, pada pelatihan perut sering kita diwajibkan mengatur pola makan serta berdiet

5. Gen
Gen adalah faktor yang cukup kuat untuk berpengaruh pada bentuk tubuh kamu. Misalnya saja, kamu sudah olahraga mati-matian tapi berat badan sangat sulit turun, sementara itu sahabat kamu bisa makan apa saja dan sebanyak yang dia mau, namun badannya tetap kecil dan perutnya rata. Salah satu penyebabnya adalah gen dan kemampuan metabolisme tubuh.

Namun faktor ke 5 ini tidak mutlak. Memang kalau kita termasuk orang yang gampang ‘menggelembung’ saat salah makan, harus berupaya lebih ekstra. Asalkan 4 faktor sebelumnya dijalani, relatif lebih lancar kok tujuan memperoleh bentuk perut yang ideal. Jangan menyerah, ya.

Tips Diet Untuk Penderita Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan suatu kondisi penurunan fungsi ginjal hingga pada akhirnya tidak dapat bekerja sama sekali. Sebagai informasi, ginjal mempunyai peran yang sangat penting sebagai penyaring elektrolit tubuh, serta juga menjaga keseimbangan zat kimia dan cairan tubuh.

Maka dari itu, penderita gagal ginjal diharuskan secara rutin menjalani terapi hemodialisis selamanya untuk mengeluarkan limbah tubuh. Dikarenakan organ ini tidak berfungsi lagi, salah satu hal lain yang harus dipertimbangkan dengan cermat adalah konsumsi makanan. Hal ini bertujuan agar kondisi kesehatan tubuh tidak semakin menurun.

http://gagal-ginjal.com/wp-content/uploads/2012/11/hemodialisis.jpg

Menurut NKUDIC (National Kidney and Urologic Diseases Information Clearinghouse), penderita gagal ginjal disarankan berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menentukan menu diet yang tepat. Ada beberapa poin penting ketika memilih makanan yang akan dikonsumsi penderita gagal ginjal, diantaranya adalah:

1. Mengonsumsi makanan berprotein
Konsumsilah makanan tinggi protein seperti ayam, ikan, dan daging namun dalam jumlah yang seimbang.

2. Mengontrol asupan potasium
Selalu mengontrol jumlah potasium (kalium) yang anda asup. Beberapa buah-buahan seperti jeruk dan pisang, serta kacang-kacangan, cokelat dan sayuran sebaiknya dihindari karena mengandung potasium yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan apabila terlalu banyak mengasup potasium, maka bisa membahayakan jantung Anda.

3. Mengontrol jumlah air yang dikonsumsi
Apabila ginjal tidak bekerja, air akan menumpuk dengan cepat ke dalam tubuh Anda. Terlalu banyak cairan dalam tubuh bisa membuat jaringan membengkak dan ini bisa menyebabkan gangguan jantung, tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah, dan kram selama dialisis.

4. Hindari garam
Anda disarankan untuk sebisa mungkin menghindari garam. Hal ini karena makanan yang cenderung asin dan tinggi garam dapat membuat Anda terasa haus dan menahan air di tubuh Anda.

5. Hindari makanan berfosfor tinggi
Kurangi atau batasi makanan-makanan seperti keju, susu, dan kacang-kacangan yang dikeringkan. Makanan-makanan tersebut mengandung mineral fosfor yang tinggi. Terlalu banyak fosfor dalam darah dapat mengakibatkan kalsium ‘pergi’ dari tulang Anda sehingga pada akhirnya membuat tulang menjadi rapuh, lemah, dan dapat menyebabkan radang sendi.

Umumnya, untuk mencegah permasalahan pada tulang, dokter memberikan beberapa obat khusus yang harus diminum setiap hari.

Mana Yang Lebih Berbahaya : Rambut Berketombe Atau Kutuan ?

Garuk-garuk kepala sama-sama dilakukan mereka yang berketombe ataupun yang memiliki kutu. Dua-duanya tentu bikin percaya diri merosot drastis. Tapi sebenarnya mana sih yang lebih berbahaya, rambut berketombe atau yang dihuni oleh kutu?

“Sulit ya karena ketombe dan kutuan itu hal yang berbeda. Tapi kalau lebih berbahaya sih kutuan, karena kutuan itu berupa infeksi karena parasit. Ketombe pada umumnya hanya mengganggu estetika. Yang agak berbahaya itu jika ketombenya sampai lecet, tapi gak sampai menyebabkan kematian,” terang dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Clinic.

Dipaparkan dr Nyoman, kutu di rambut lebih berbahaya ketimbang ketombe karena infeksi yang disebabkan parasit menimbulkan luka-luka kecil bekas gigitannya. Luka bekas gigitan tersebut dapat dimasuki kuman dan bernanah kalau yang bersangkutan jarang merawat kesehatan kulit kepala.

“Untuk mengobatinya dapat diobati dengan semacam obat antikutu yang banyak di pasaran. Obatnya itu semacam racun kutu, kalau pengobatan yang lain belum ada penelitiannya,” sambung dr Nyoman.

Senada dengan dr Nyoman, dr Lili Legiawati, SpKK dari Poliklinik Kulit dan Kelamin RS Cipto Mangunkusumo menyebut kutu bisa mengakibatkan infeksi. Infeksi ini bersifat infeksi sekunder, ketika digaruk atau ketika ada luka yang digaruk kulitnya sudah tidak utuh. Nah, karena ada luka terbuka maka kuman atau bakteri bisa masuk ke dalam kulit.

“Bisa berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi sistemik, yaitu demam dan kelenjar getah bening yang membesar,” jelas dr Lili.

Sedangkan menurut dr Eddy Karta SpKK, baik ketombe maupun kutu rambut memberikan keluhan dan risiko sendiri pada seseorang. “Ketombe membuat rambut tdak sehat dan mengganggu secara sosial dan psikis, sedangkan kutu lebih menyebabkan masalah karena menular dan risiko infeksi jika digaruk garuk karena gatal,” ujarnya saat dihubungi secara terpisah.

Teh Hijau Semakin Menjamur di warkop Aceh, kenali Manfaatnya

TEH Hijau kini menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi penikmat minuman di warung kopi khususnya kawasan Kota Banda Aceh dan sekitarnya, minuman ini kini menjadi tren bagi  sebahagian yang tak suka dengan kopi, pasca merebaknya Coffee Espresso di Aceh, banyak cafe-cafe yang domisili di Aceh juga ikut menyajikan Teh Hijau sebagai  menu minuman pendamping selain kopi Espresso, Sanger Arabica dan juga Americano yang sudah umum di konsumsi.

Namun tahu kah kita bahwa teh Hijau juga menyimpan berbagi manfaat bagi kesehatan,

Teh hijau telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun, yang berasal dari Cina, tetapi banyak juga digunakan di seluruh Asia. Minuman ini memiliki banyak kegunaan mulai dari menurunkan tekanan darah untuk mencegah kanker. Alasan bahwa teh hijau memiliki manfaat kesehatan yang lebih melekat padanya daripada teh hitam adalah karena prosesnya.

Teh hitam diproses dengan cara yang memungkinkan untuk fermentasi sedangkan pengolahan teh hijau menghindari proses fermentasi. Akibatnya, teh hijau mempertahankan jumlah maksimum antioksidan dan polifenol yang memberikan teh hijau banyak manfaatnya.

Berikut adalah 10 manfaat yang Anda mungkin tidak sadari. Silahkan disimak baik-baik.

1. Menurunkan Berat Badan

Teh hijau meningkatkan metabolisme. Polifenol yang ada dalam teh hijau bekerja untuk mengintensifkan tingkat oksidasi lemak di mana tubuh Anda mengubah makanan menjadi kalori.

2. Mencegah Diabetes

Teh hijau juga dapat berfungsi mengatur kadar glukosa dan memperlambat kenaikan gula darah setelah makan. Hal ini dapat mencegah lonjakan insulin yang tinggi yang mengakibatkan penyimpanan lemak.

Para ilmuwan berpikir, teh hijau bekerja di dalam saluran pembuluh darah, membantu menjaga mereka tetap santai dan lebih mampu menahan perubahan tekanan darah. Hal ini juga dapat melindungi terhadap pembentukan gumpalan darah, yang merupakan penyebab utama serangan jantung.3. Mencegah Penyakit Jantung

4. Mencegah Kanker

Hal ini dapat mengurangi risiko terserang kanker, tetapi juga banyak berpikir untuk membunuh sel kanker secara umum tanpa merusak jaringan sehat di sekitar mereka.

Polyphenol yang terdapat dalam teh hijau merupakan antioksidan paling potensial. Di mana dia mencegah penyebaran dan pertumbuhan sel kanker dalam darah. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang minum teh hijau secara berkala bisa mengurangi risiko kanker payudara, perut, usus, maupun kanker prostat.

5. Membuang Kolesterol Jahat

Teh hijau mampu mengurangi kolesterol jahat dalam darah dan meningkatkan rasio kolesterol baik yang ada dalam tubuh anda.

6. Mengurangi Tekanan Darah Tinggi

Konsumsilah secara rutin teh hijau karena dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

7. Mencegah Depresi

Theanine adalah asam amino alami yang ditemukan dalam daun teh. Ini adalah zat yang diperkirakan memberikan efek santai dan penenang dan menjadi manfaat besar bagi peminum teh.

8. Sebagai Anti-virus dan anti bakteri

 Katekin teh adalah agen antibakteri dan antivirus yang kuat yang membuat mereka efektif untuk mengobati segala sesuatu dari influenza hingga kanker. Dalam beberapa penelitian teh hijau telah terbukti dapat menghambat penyebaran berbagai penyakit.

9. Menghindari Penuaan Dini

Teh hijau ternyata juga dapat membantu dengan kerutan dan tanda-tanda penuaan, ini adalah karena antioksidan dan aktivitas anti-inflamasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa teh hijau yang dioleskan kekulit anda dapat mengurangi kerusakan akibat sinar matahari.

10. Menjaga daya ingat

Teh hijau ternyata bisa menjaga penurunan fungsi otak. Mereka yang minum dua gelas sehari terhindar dari masalah kognitif dibanding mereka yang jarang meminumnya. Teh ini mengandung antioksidan tinggi yang bisa melawan radikal bebas yang menyerang otak, penyebab penyakit Alzheimer dan Parkinson.

3 Potensi Manfaat Bayam Merah Berikut Patut Diapresiasi

BAYAM merah atau biasa disebut bayam China merupakan salah satu tanaman bernilai ekonomis tinggi. Meski memiliki penyimpangan secara morfologi, bukan berarti manfaat bayam merah tidak ada sama sekali.

Tumbuhan bernama Latin Amaranthus dubius ini dianggap memiliki memiliki set kromosom lengkap yang berasal dari spesies berbeda. Lalu, mungkinkah manfaat bayam merah bisa berguna bagi kesehatan tubuh? Beberapa penelitian dari tumbuhan yang biasa tumbuh antara 80-120 cm tersebut memang masih jarang.

 

Meski jarang, beberapa di antaranya termasuk memiliki kesimpulan yang signifikan bagi manusia.

  • Meningkatkan kinerja saat berolahraga

Potensi manfaat bayam merah yang pertama dikaitkan dengan kemampuannya memperbaiki kinerja seseorang. Sebuah penelitian menggunakan ekstrak bayam merah dilakukan guna menguji efek sayuran tersebut pada kinerja olahraga, reaktivitas vaskular, dan aliran darah. Penelitian ini dilakukan mengingat bayam merah kaya akan nitrat. Senyawa tersebut dianggap berguna sebagai penyedia energi bagi tubuh selama melakukan olahraga.

Nitrat diprediksi mampu membantu sel menggunakan oksigen lebih ekonomis. Hal ini akan berguna ketika seseorang berolahraga. Salah satu keuntungannya adalah  membantu atlet untuk menahan rasa lelah lebih lama. Misalnya pada saat bersepeda dan lari jarak jauh. Hanya saja karena penelitian masih dalam proses, maka diperlukan banyak studi lainnya guna memperkuat bukti.

  • Sebagai bahan antikanker

Penelitian lain mencoba mencari tahu manfaat bayam merah sebagai pelawan penyakit kanker. Penelitian ini sendiri menggunakan ekstrak air dari bayam merah. Berdasarkan penelitian in vitro, ditemukan bahwa ekstrak bayam merah ini bisa menghambat perkembangbiakan sel kanker hati dan kanker payudara. Efek menghambat dengan persentase yang lebih kecil juga ditemukan pada sel kanker usus besar.

Manfaat bayam merah juga diujicobakan pada tikus. Kesimpulan dari penelitian ini juga sama, perkembangan sel kanker dalam tikus bisa dihambat dengan ekstrak tumbuhan ini. Tikus-tikus tersebut diberikan suplemen yang mengandung ekstrak air bayam merah sebanyak 5 persen, 7,5 persen, dan 10 persen. Hasilnya, semua tikus yang diberi suplemen tersebut memiliki aktivitas tumor marker yang terhambat. Hambatan paling signifikan didapat pada tikus yang diberi suplemen sebanyak 10 persen.

  • Meningkatkan respons glikemik

Potensi manfaat bayam merah lainnya adalah sebagai bahan untuk meningkatkan asupan serat guna mendongkrak profil lipid dan respons glikemik. Penelitian ini memakai roti yang terbuat dari bayam merah.

Studi ini memakai tikus sebagai bahan percobaan dan dibagi ke dalam tiga kelompok. Kelompok pertama diberi roti tanpa bayam merah, kedua diberi roti yang mengandung 10 persen bayam merah, dan kelompok ketiga diberi roti dengan 20 persen bayam merah. Hasilnya memperlihatkan bahwa ada perbedaan statistik yang signifikan pada konsentrasi glukosa, trigliserida, dan protein pada tikus yang diberikan roti dan bayam merah dengan konsentrasi 10 dan 20 persen.

Meski penelitian-penelitian mengenai manfaat bayam merah masih belum banyak, namun sayuran ini memang sudah digunakan sebagai salah satu bahan makanan, terutama di negara-negara Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika. Jika negara-negara Asia Selatan dan Asia Tenggara hanya menggunakannya untuk dimasak, maka negara-negara Afrika menggunakannya sebagai obat tradisional.

Kepribadian Antisosial Tidak Sesederhana Yang Dikira

PENGERTIAN yang lebih baik dalam melihat sikap antisosial sebagai gangguan kepribadian menjadi lebih mudah dipahami jika dipandang dalam konteks yang lebih luas. Gangguan ini diterjemahkan sebagai sebuah pola penyimpangan perilaku dan perasaan seseorang dari norma-norma yang terus dilakukan dari waktu ke waktu yang mengarah kepada suatu kegiatan tidak berguna atau bahkan membahayakan diri sendiri.

Salah satu tanda seseorang memiliki gangguan kepribadian antisosial adalah adanya pola tindakan dalam mengabaikan dan melanggar hak-hak orang lain. Seseorang bisa dikategorikan mengalami gangguan semacam ini setelah berusia di atas 18 tahun. Namun pemberian label gangguan pribadi antisosial diberikan hanya jika memiliki riwayat gejala sebelum mereka berusia 15 tahun.

 

Kenapa Seseorang Bisa Bersikap Antisosial?

Untuk mengetahui kenapa seseorang menderita gangguan kepribadian antisosial tidaklah mudah. Hal ini karena penyebab gangguan tersebut sering kali tidak bersifat tunggal. Kebanyakan, gangguan antisosial didapatkan berkat kombinasi dari pikiran, emosi, dan perilaku. Kombinasi itu kemudian membuat seseorang tampil berbeda dengan orang kebanyakan alias terlihat unik.

Hal lain yang memengaruhi seseorang mendapatkan kepribadian antisosial adalah bagaimana mereka melihat, memahami, dan berhubungan dengan dunia luar. Yang tidak kalah penting adalah mengenai faktor bagaimana mereka memahami diri sendiri. Jangan lupakan juga faktor kepribadian selama masa kanak-kanak yang terbentuk baik secara genetik maupun karena pengaruh lingkungan.

Dengan kata lain, penyebab pasti dari gangguan kepribadian antisosial belum diketahui dengan pasti. Para ahli hanya menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh genetik yang membuat seseorang rentan untuk mengidap gangguan ini. Selain itu, ada perubahan cara fungsi otak yang mungkin terjadi selama proses perkembangan organ tersebut.

Beberapa faktor risiko juga mungkin menyebabkan sikap antisosial. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Melewatkan masa kanak-kanak dengan ditelantarkan atau dieksploitasi.
  • Berasal dari keluarga yang mengalami gangguan kepribadian antisosial, gangguan kepribadian lainnya, atau gangguan mental.
  • Memiliki riwayat gangguan perilaku di masa kecilnya.
  • Masa kecil berada di lingkungan keluarga yang tidak harmonis atau sering menderita tindakan kekerasan.

Bisakah Antisosial Disembuhkan?

Mengingat banyak faktor yang mungkin membentuk kepribadian antisosial, timbul pertanyaan apakah gangguan perilaku ini bisa disembuhkan? Menyembuhkan gangguan ini tentu saja tidaklah mudah, namun bukanlah sesuatu yang mustahil juga. Kesulitan utama dari menyembuhkan kondisi ini adalah karena para penderita jarang meminta bantuan. Mereka merasa baik-baik saja sehingga merasa tidak membutuhkan bantuan.

Sebenarnya, terapi antisosial bisa didapatkan. Perawatan tersebut bisa berupa terapi perilaku atau psikoterapi baik yang dilakukan secara individu maupun berkelompok. Mengenai pilihan perawatan melalui pemberian obat-obatan secara khusus belum bisa dipastikan pula. Namun, mungkin saja dokter akan memberikan obat psikiatri tertentu untuk menstabilkan suasana hati. Dokter juga mungkin memberikan antipsikotik atipikal guna mengobati gejala seperti agresi impulsif.

Karena penyembuhannya relatif kompleks, maka orang-orang yang berada di sekitar penderita gangguan kepribadian antisosial sebaiknya turut memberikan dukungan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan berkonsultasi dengan seorang spesialis. Hal ini memang tidak bisa memberikan kesembuhan secara langsung kepada penderita, namun keterampilan yang diperoleh akan diperlukan guna memahami kondisi penderita gangguan kepribadian ini sehingga bisa melindungi diri sendiri sekaligus mencegah penderita melakukan hal-hal yang merugikan.

Seperti Apa Bentuk Pengobatan Hipnoterapi?

HIPNOSIS bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia. Meski awalnya lebih dikenal di dunia hiburan, kini terapi hipnosis atau hipnoterapi digunakan sebagai upaya mengatasi gangguan kesehatan.

Terdapat banyak anggapan tentang kegunaan hipnoterapi, meski hingga saat ini belum ada bukti kuat yang dapat mendukung hipnoterapi benar-benar dapat bermanfaat. Sebagian ahli pun berpendapat bahwa hipnoterapi sebagai teknik relaksasi yang menggunakan kekuatan sugesti atau memiliki efek plasebo.

seperti apa bentuk pengobatan hipnoterapi - alodokter

Mengurangi Ketegangan

Hipnosis dalam hipnoterapi, sebagaimana teknik relaksasi lain, membuat tekanan darah dan detak jantung menjadi lebih rendah, sekaligus mengubah aktivitas gelombang otak tertentu. Kondisi ini yang kemudian dimanfaatkan oleh hipnoterapis untuk memasukkan sugesti.

Ada hasil penelitian klinis yang mengemukakan bahwa hipnoterapi mungkin dapat menciptakan relaksasi, menurunkan tingkat stres dan kecemasan, mengurangi rasa sakit, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

Sebuah penelitian lain menunjukkan, pasien dengan gangguan gigi yang melalui proses hipnosis lebih mampu menahan rasa sakit dibandingkan yang tidak melakukannya. Ada juga yang menganggap hipnosis mampu mempercepat masa pemulihan, sekaligus mengurangi rasa sakit dan kecemasan pascaoperasi.

Beberapa kondisi lain yang mungkin memanfaatkan hipnoterapi, antara lain :

  • Sindrom iritasi usus.
  • Penyakit kulit.
  • Menurunkan berat badan.
  • Kecanduan merokok.
  • Kehamilan dan melahirkan.
  • Fobia atau ketakutan.
  • Gangguan tidur.
  • Depresi.
  • Sakit kepala tipe tegang.
  • Asma.
  • Ketergantungan obat.
  • Mengompol.
  • Tinnitus atau telinga berdengung.
  • Rasa sakit akibat kanker.

 Cara Kerja Hipnosis

Melalui hipnosis, pikiran atau ingatan seseorang dapat dieksplorasi. Yaitu hal-hal tidak menyenangkan yang mungkin disembunyikan pikiran sadar. Yang perlu dipahami, hipnosis akan mencari sumber awal respons seseorang terhadap suatu hal. Ketika sesuatu terjadi pada seseorang, maka hal itu akan diingat  oleh tubuh dan emosi. Respons terhadap hal tersebut akan dilakukan berdasarkan ingatan awal.

Tidak semua reaksi yang disebabkan oleh ingatan tersebut tergolong sehat. Maka dari itu, peristiwa awal yang Anda alami akan ditelaah oleh seorang hipnoterapis. Selanjutnya respons yang dianggap tidak baik akan diganti dengan sesuatu yang baru dan lebih sehat.

Melalui Beberapa Tahap

Pada dasarnya, hipnoterapi berupaya meraih peningkatan kesadaran melalui relaksasi dan konsentrasi mendalam. Saat itu terjadi, seseorang menjadi sangat fokus sehingga tidak memperhatikan berbagai hal yang ada di sekitarnya.

Umumnya hipnoterapi melewati beberapa tahapan. Pertama, dimulai dengan membicarakan permasalahannya dengan hipnoterapis. Kemudian, hipnoterapis akan membantu Anda untuk lebih rileks dan fokus pada kata-kata atau gambar yang terkait dengan permasalahan awal.

Tahap berikutnya membuka pemikiran penting yang berkaitan dengan masalah. Lalu hipnoterapis akan memberikan saran dan Anda akan diminta untuk mengikuti saran tersebut. Selanjutnya Anda akan dikembalikan ke alam sadar dengan bimbingan hipnoterapis. Tahap terakhir adalah merefleksikan pengalaman tersebut.

Mempertimbangkan Risiko

Sebelum melakukan hipnoterapi, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini bertujuan mengetahui kondisi apa yang memerlukan bantuan hipnoterapi. Pada beberapa kondisi, seperti fobia atau kecemasan, sebaiknya Anda terlebih dahulu diperiksa oleh psikiater untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Hipnoterapis kemungkinan akan mengembalikan ingatan yang diyakini berkaitan dengan gangguan pada seorang pasien. Namun risiko di balik itu adalah otak memiliki ingatan palsu yang secara tidak sengaja tertanam saat sugesti diberikan kepada pasien.

Beberapa kondisi yang menjadikan lebih berisiko saat melakukan hipnoterapi, antara lain penderita gangguan disosiatif atau mengalami gejala psikotik seperti halusinasi atau delusi. Juga termasuk orang yang mengonsumsi minuman beralkohol dan narkoba.

Selalu bicarakan dengan dokter Anda sebelum memutuskan untuk melakukan hipnoterapi. Minta pertimbangan-pertimbangan dokter mengenai manfaat atau risiko dari terapi tersebut. Keefektifan hipnoterapi belum terbukti sepenuhnya namun bisa Anda coba. Pilih hipnoterapis yang terlatih dan berpengalaman untuk membantu mengatasi permasalahan yang Anda hadapi.

Kanker Bukan Halangan Untuk Tetap Berolahraga

Pernah terkena kanker bukan berarti tak bisa kembali menjalani olahraga yang cukup menguras keringat, seperti berlari. Madelina Mutia misalnya, survivor kanker payudara ini akan mengikuti kegiatan lari sejauh 5 kilometer di Jakarta Goes Pink 9 Oktober 2016 nanti.

Sejak selesai pengobatan kanker sekitar tahun 2011, Mutia perlahan mulai kembali menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.

“Bayangin dulu badan digempur kemoterapi. Dulu saya dari jongkok mau berdiri susah banget. Tapi dengan rutin berlatih, saya bisa olahraga lari lagi,” kata Mutia di  Lovepink Care Center, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Mutia baru mulai rutin berlari beberapa tahun belakangan ini. Awalnya ia mulai dengan jarak ratusan meter dulu dan intensitas ringan. Mutia menyadari, ia tak boleh terlalu kelelahan.

Dengan berlatih, ia terus meningkatkan intensitas berlarinya. Ia rutin berlari sekitar 2-3 kali dalam seminggu. Bahkan, pernah kerajingan berlari hampir setiap hari ketika waktu senggang.

“Saya coba perlahan, pas lari, ternyata napas kok kuat nih, kok bisa. Lama-kelamaan bisa lari lebih jauh. Yang dibutuhkan itu pikiran positif dan kemauan,” kata salah satu pendiri komunitas Lovepink ini.

Foto bersama komunitas peduli kanker payudara Lovepink.

Menurut Mutia, olahraga justru disarankan oleh dokter. Dengan aktif bergerak, Mutia merasa tubuhnya lebih sehat karena olahraga memicu regenerasi sel-sel tubuh.

Mutia berpesan, para survivor kanker jangan takut untuk kembali kembali melakukan kegiatan yang positif dan lakukan sesuai kemampuan.

Begitu pula dengan mantan presenter kondang, Dana Iswara yang pernah menjalani operasi pengangkatan payudara. Wanita berusia 51 tahun ini akan mengikuti lari 10 kilometer di ajang Jakarta Goes Pink 2016. Bahkan ia pernah mengikuti Half Marathon di Sydney.

Sebelum terkena kanker payudara tahun 2011 lalu, Dana memang sudah hobi berlari. Menurut dia, olahraga merupakan obat stres.

Indonesia Tuan Rumah High Level Meeting on Advancing Global Health Security

Besarnya kerugian yang ditimbulkan akibat wabah penyakit menular, penyakit yang meluas (misalnya Kolera), munculnya kembali penyakit re-emerging disease (misalnya demam kuning), ditambah dengan munculnya risiko baru (misalnya virus Zika), jelas menunjukkan bahwa kesiapan negara terhadap ancaman kesehatan masyarakat global menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak.

Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya High Level Meeting on Advancing Global Health Security: From Commitments to Actions yang diprakarsai oleh organisasi kesehatan dunia WHO di Nusa Dua, Bali, pada 27-29 Juni 2016. Rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan GHS Beyond Ebola di Cape town tahun 2015 lalu yang juga diselenggarakan oleh WHO.

Kesempatan tersebut mempertemukan berbagai elemen kunci dalam kerja sama penguatan ketahanan kesehatan global, antara lain: pejabat tinggi atau perwakian negara, badan dunia (WHO, FAO, OIE), dan badan pembiayaan/donor (WB, EU, DFAT, DFID, USAID, JICA, KOICA, Bill Melinda Gates Foundation).

Selain dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), pertemuan ini dihadiri pula oleh Minister of State for Health Maldives, Dr. Aishath Rameela; Vice Minister of Health, Timor Leste, Dr. Ana Isabel F.S. Soares; Vice Minister of Health, Ghana, Dr. Victor Bampoe; Regional Director of WHO South-East Asia  Region, Dr. Poonam Khetrapal Singh, Regional Director of WHO AFRO, Dr. Matshidiso Moeti; Pejabat setingkat eselon I perwakilan delegasi dari negara Jepang, Finlandia, Korea Selatan, Kamerun, Afrika Selatan; Anggota Parlemen Italia, Tanzania, dan Bangladesh; Kepala Pusat Kesehatan TNI; Gubernur Bali; dan Bupati Badung.

Delegasi RI terdiri dari Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK); Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pertahanan.

Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memperkuat kesiapan negara di tingkat nasional, regional, bahkan global dalam menghadapi ancaman kesehatan masayarakat, serta menyepakati mekanisme pendanaan berkelanjutan guna membangun kapasitas inti yang dibutuhkan sesuai International Health Regulations (IHR) tahun 2005.

Selain itu, salah satu kegiatan yang penting dalam pertemuan ini adalah proses Joint External Evaluation (JEE) yang dikembangkan oleh WHO, bekerja sama dengan mitra dan inisiatif seperti GHSA yang akan membantu negara-negara mengindentifikasi kesenjangan dan menetapkan prioritas dalam upaya peningkatan kemampuan kesiapsiagaan dan respon, baik dalam kesehatan manusia, maupun kesehatan hewan.

Sekilas Mengenai GHSA

Global Health Security Agenda (GHSA) merupakan inisiatif global yang diluncurkan pada bulan Februari 2014. Inisiatif tersebut muncul sebagai bentuk respon terhadap meningkatnya kerentanan masyarakat global terhadap kemungkinan munculnya berbagai jenis penyakit baru dan pandemi yang diakibatkan oleh dampak negatif perubahan iklim, meningkatnya lalu lintas barang, jasa, manusia dan hewan lintas negara serta praktek-praktek pertanian, peternakan dan industri yang dinilai tidak lagi alamiah dan ramah lingkungan.

GHSA bertujuan untuk mencegah, mendeteksi dan merespon cepat berbagai ancaman penyakit infeksi di tingkat global, baik yang terjadi secara alamiah maupun karena adanya unsur kesengajaan ataupun musibah. GHSA melibatkan multi-stakeholders, bersifat multi-sektoral serta di dukung badan-badan dunia di bawah PBB, antara lain: World Health Organisation (WHO), Food and Agriculture Organisation (FAO), dan World Organisation for Animal Health (OIE).

Melalui kemitraan dengan 50 negara, dengan organisasi internasional, dan para pemangku kepentingan non-pemerintah, GHSA memfasilitasi upaya kolaborasi dan peningkatan kapasitas negara, yang dilakukan sejalan dengan International Health Regulation (IHR) WHO, Performance of Veterinary Services (PVS) OIE, dan framework keamanan kesehatan global terkait lainnya.

Motor penggerak kegiatan GHSA adalah Steering Group yang beranggotakan sepuluh negara yaitu Amerika Serikat, Chile, Finlandia, India, Indonesia, Italia, Kanada, Kenya, Korea Selatan, dan Saudi Arabia. Keketuaan Steering Group dilaksanakan melalui mekanisme Troika (3 negara secara bergantian). Troika pertama terdiri dari Amerika Serikat (memimpin pada 2014), Finlandia (2015), dan Indonesia (2016).

Selain menjadi Ketua Troika GHSA pada tahun 2016, Indonesia juga menjadi lead country untuk Action Package Zoonotic Disease (Prevent-2) dan menjadi contributing country untuk Action Package Anti Microbial Resistance (Prevent-1), Real-Time Surveillance (Detect-2), dan Linking Public Health with Law and Multisectoral Rapid Response (Respond-2).

Di tingkat nasional, penanganan GHSA dilakukan oleh 25 Kementerian/Lembaga di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, serta Menteri Kesehatan sebagai Ketua Umum.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email  kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id