Posts

Mahasiswa Peternakan Praktikum ke BPTU HPT Indrapuri

MAHASISWA Semester 7 Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama sebanyak 6 orang dan di dampingi oleh Ketua Program studi Ir Mulyadi MSi rabu, 11 Novmber 2015 mengunjungi Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijaun Pakan Ternak (BPTU HTP) yang berkolaksi di kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.

Ilham Mulyadi salah satu mahasiswa Program studi Peternakan ini menjelaskan tujuan praktikum tersebut untuk mempelajari tata laksana padang pengembalaan dan padang rumput.”Di antarnya mengenal jenis-jenis rumput dan leguminosa kemudian cara penanamannya , perawatan, serta panen,” kata Ilham Mulyadi saat ditemui oleh abulyatama.ac.id setelah praktikum selesai.

Ilham sapaan akrabnya juga melanjutkan praktikum ke BPTU HPT Indrapuri merupakan agenda praktikum wajib mahasiswa semester 7 Program studi Peternakan yang mengambil mata kuliah tata laksana padang pengembalaan dan padang rumput.

“Praktikum tersebut dimulai dari jam 09:30 sampai 12:30 wib, sampai ditempat mahasiswa langsung di arahkan oleh petugas pihak BPTU HPT,”kata Ilham.[]

Ini Kesan Sekjen DPM Unaya Kuliah Di Universitas Abulyatama

BERNAMA lengkap Muhammad Alfarisyi, Sekertaris Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Abulyatama ini  juga mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama.

Pemuda asal Aceh Barat Daya yang gemar main futsal ini, bercerita tentang pengalaman dan kesan selama kuliah di Universitas Abulyatama. “Tidak bisa dihitung kalau pengalaman, kesan dan ilmu yang sudah dapat selama kuliah dikampus Unaya, yang pasti Unaya bagi saya Amazing Edukasi, ” ujarnya sambil tersenyum manis kepada wartawan abulyatama.ac.id.

Mahasiswa yang akrab disapa Oyong ini sedang menyusun skripsi. Ia mengangkat judul skripsinya tentang agroindustri yang cukup menarik yaitu, “Perkembangan usaha ubi kayu yang berbasis agroindustri”

Oyong mengaku saat ini masih dalam tahap proses seminar judul skripsi yang akan dilaksanakan minggu depan, pemuda kelahiran 20 Januari 1993 ini sangat akrab di bidang pertanian, bahkan saat ini ia tengah merintis usaha kripik ubi yang berbasis agroindustri.

Dengan kesibukannya yang padat, ia juga tidak melupakan lembaga yang ada di Universitas Abulyatama. Pemuda yang punya selera humoris ini yang bercita-cita ingin jadi pengusaha juga bercerita, selama ia mengikuti organisasi di kampus Universitas Abulyatama.

“Saya sangat salut, walaupun anggaran tidak terlalu banyak untuk lembaga tetapi tidak menyurutkan mahasiswanya untuk selalu mencintai almamater untuk memperkenalkan Unaya keluar,” ujarnya

Oyong juga berharap, kedepannya seluruh lembaga yang ada dikampus Universitas Abulyatama terus membudayakan cinta almamater, dan terus berkembang pesat, saya yakin mahasiswa Unaya mampu untuk semua itu,” katanya. []

 

Gubernur Fakultas Pertanian: Organisasi Is My Fashion

DI tengah keramaian kantin induk Universitas Abulyatama, dipojok kanan terlihat seorang mahasiswa tengah asik dengan laptopnya. Pembawaannya yang santai dan gaya bicaranya yang teratur menambah keyakinan ia banyak bersentuhan dengan organisasi mahasiswa. Dialah Marzukri, Gubernur BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama.

Mahasiswa semester 5 yang juga pemuda kelahiran Gunong Pulo, 29 April 1995, ini telah kenyang asam garam berorganisasi. Ia tak hanya berorganisasi di internal Universitas Abulyatama saja. Mahasiswa asal Aceh Selatan ini juga aktif diberbagai organisasi di luar kampus.

Contohnya saja, ia juga tercatat sebagai Anggota ISMPI (Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia), Anggota HMI Komisariat Unaya, dan Anggota Pramuka Kuartir Aceh Selatan (Golongan Penegak). sehingga ukri sapaan akrabnya mengatakan “Organisasi is my fashion”

Kepada abulyatama.ac.id, Ukri berbagi cerita tentang BEM Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama. “Saya lebih mengajak kawan-kawan se-fakultas untuk bisa bergabung dalam organisasi baik internal maupun eksternal kampus, karena di organisasi kita banyak dapat menemukan manfaat dalam hal apa saja,” kata Ukri yang mengenakan kemeja batik bernuansa coklat tua saat ditemui di Sekretariat BEM Fakultas Pertanian.

Memegang peranan penting di Fakultas Pertanian sebagai Gubernur BEM Fakultas Pertanian sejak April 2015, Ukri memaparkan berbagai program kerja yang ia rancang bersama kawan-kawan sepengurusan di BEM Fakultas Pertanian. “Nanti Insya Allah di bulan November ada dua kegiatan besar, di antaranya Seminar Keamanan Pangan Menuju Aceh yang Sehat Dan Asean Economic Community (AEC ) dan Desa Binaan Fakultas Pertanian,” ujarnya.

Ia juga menambahkan “Alhamdulillah Program Kerja kami juga didukung oleh Civitas Akademika Unaya dan Alumni “.[]

Hari Ini Tim BAN-PT Divisitasi Prodi Peternakan Unaya

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), turun ke Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama untuk melakukan proses re akreditasi yang diajukan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Unaya tahun 2015.

Tim asesor yang melakukan divisitasi ke Universitas Abulyatama masing-masing Prof. Dr. Ir. Hj. Iman Rahayu H.S., MS (Institut Pertanian Bogor) dan drh. Agung Budiyanto, MP., Ph.D (Universitas Gajah Mada). Tim ini disambut Wakil Rektor I Unaya, Muhammad Faisal ST MT dan Dekan Fakultas Pertanian, Ir Firdaus MSi, Ketua Prodi Peternakan Ir. Mulyadi MSi didampingi unsur rektorat dan dekanat lainnya.

Serangkaian acara tim BAN-PT hari ini adalah melihat fasilitas yang ada di Universitas Abulyatama khususnya Program Studi Peternakan, dengan mengunjungi perpustakaan terpadu, aula balai nyak syech, ruang belajar, ruang dosen, dan sekretaria Bem Fakultas Pertanian dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan (Himapena). []

ban pt di unaya 1

Khaidir; Dosen Pertanian Unaya yang Juga Pengusaha Peternakan

SUASANA Minggu pagi di tengah suasana kampus Universitas Abulyatama yang sepi dan sunyi, terlihat salah satu sosok dosen yang sedang duduk di ruang tunggu biro. Rupanya ia sedang beristirahat setelah rapat akreditasi, di sela-sela kesibukannya yang inilah abulyatama.ac.id ,menyempatkan mewawancarai dosen muda Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama ini.

Ia adalah Khaidir SP, Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Aulyatama. Ia tak hanya seorang dosen, namun juga seorang pengusaha peternakan sapi Aceh di Desa Blang Ulam Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar

Khaidir SP sosok dosen yang cukup muda, lahir di Aceh Besar, 1 April 1982 (32 tahun). Saat ini ia sedang menyelesaikan program pasca sarjana master pertanian di Unsyiah. Khaidir  ingin memajukan pendidikan di bidang ilmu pertanian terutama bidang Ilmu agroteknologi dan Ilmu hama penyakit tanaman.

Karena keseriusannya itulah maka, ia  sangat menguasai materi yang akan disampaikan kepada seluruh mahasiswanya. Selain masih cukup muda, banyak mahasiswa/i mengaku senang dan akrab setelah bertemu dan belajar dengannya. Ia juga sering memberikan motivasi bagi mahasiswa di mana saja baik diruang kuliah maupun di luar kampus.

Dalam bidang keprofesian, Khaidir SP adalah salah seorang pendiri sekolah advokasi masyarakat pesisir sebagai wujud pengabdian anak bangsa.

Khaidir dikenal mahasiswa sebagai dosen yang bersahabat. Mahasiswa tidak segan-segan berkonsultasi terkait perkuliahan dengannya. Bahkan mahasiswanya kerap diajak ngopi bareng dan mengikuti kegiatan bersamanya.

Berkaitan dengan peningkatan mutu akademik di Fakultas Pertanian, Khaidir sangat mendorong agar program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian terakreditasi di tingkat nasional dan internasional. Ia juga sangat menaruh perhatian terhadap peningkatan fasilitas pendidikan yang dipercayainya sangat berpengaruh terhadap kualitas lulusan.

Khaidir kerap membawa mahasiswanya ke lapangan praktikum yang menjadikan sebagai sarana pendidikan dan penelitian andalan. Caranya dengan membentuk pengabdian masyarakat dalam bentuk desa binaan dan kuliah bersama petani. Mendorong mahasiswanya agar dekat dengan masyarakat dan dapat berwirausahan kelak nantinya

Dengan tekadnya itu, ia membantu mahasiswa untuk dapat memaksimalkan potensinya dalam meningkatkan kualitas lulusan.

Mantan wartawan  ini merupakan salah satu dosen berprestasi . Khaidir berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya 4 tahun di Fakultas Pertanian Unsyiah pada 2007.

Pengalamannya bekerja pun sangat beragam, pada 2005 pernah menjadi mentor penampungan anak-anak pasca tsunami, 2006 menjadi relawan radio komunitas Krueng Raya, 2007 pernah menjadi direktur Koperasi Syariah Malahayati di Kreung Raya.

Prestasi Khaidir juga pernah juara 1 penulisan skripsi tingkat kampusnya pada 2002 dan pernah menjadi mentor UP3I.[]

Lira Nurvita: Unaya adalah Rumoh Ilmu dan Budaya Aceh

SUASANA kampus hijau Universitas Abulyatama (Unaya), Aceh Besar, sangat tenang. Hari itu, Kamis 13 Agustus 2015, cuaca di sini sedang cerah. Birunya langit ditingkahi awan yang terbang searah beriringan laksana lukisan yang melingkupi kampus ini.

Pemandangan ini tampak serasi dengan rerimbunan pohon yang daunnya menari-nari digelitik embusan angin sepoi-sepoi makin menambah nuansa kesejukan di kampus kami. Mahasiswa yang hilir mudik laksana kembang yang mewarnai kampus nan permai ini.

Di salah satu pojok ada seorang mahasiswi yang sedang menyibak lembaran buku di tangannya. Matanya menyoroti kata demi kata yang tersusun berbaris-baris di dalamnya. Sesekali ia membenahi letak hijab yang menutupi kepalanya. Berkulit bersih, ia menjadi daya tarik tersendiri.

Hari itu, Wartawan abulyatama.ac.id menghampirinya untuk berbincang-bincang. Kendati mengusik keseriusannya membaca buku, namun ia tak keberatan diajak bicara.  “Lira Nurvita,” ia menyebut nama lengkapnya sembari tersenyum.

Lira, begitu ia biasa disapa. Mahasiswi semester tahap akhir ini sedang menyelesaikan skripsi, mengambil kosentrasi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama. Ia juga aktivis kampus, gadis cantik dan muslimah ini juga tercatat sebagai Bendahara Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM Unaya) dan sangat sukses dalam hal akademik, sebut saja pada saat semester 4 dan 6 ia mendapatkan IP 4,00. Wow sungguh luar biasa bukan.

Ia berbagi cerita tentang Unaya. Bagi Lira, Unaya punya karakter yang unik dibandingkan dengan kampus-kampus swasta lain yang ada di Aceh. Ia menyebut Unaya memiliki banyak dosen senior maupun dosen muda, mereka rata-rata punya sifat lowprofile selalu membuka diri bagi mahasiswa untuk bisa sharing baik masalah internal kampus maupun eksternal kampus.

Berikut hasil wawancara Lira dengan Aldian Makara dari web abulyatama.ac.id (RB Media Center).

Mengapa memilih kuliah di Universitas Abulyatama (Unaya)?

Menurut kacamata saya sebagai mahasiswi, Unaya tidak diragukan lagi kualitasnya dari segala sisi, Unaya sudah punya nama besar dari dulu sampai sekarang, jadi Unaya benar-benar the real “Rumoh Ilmu dan Budaya” nya Aceh. Jadi tidak hanya ilmu yang bisa didapatkan tetapi juga tentunya budayanya juga selalu melekat diberbagai sisi.

Apa kelebihan kuliah di Unaya?

Pastinya areal kampusnya yang cukup luas, ilmunya sangat lengkap, banyak prestasi juga, banyak ukm, Fasilitas juga sangat memuaskan. Tidak hanya itu yang pastinya kekuatan alumni setiap tahunnya yang tersebar di Aceh maupun diluar. Dan yang paling saya suka di Unaya sangat banyak tanaman bunga-bunga dan pepohonan yang rimbun dan indah, pokoknya cocok buat cewek-cewek yang bisa eksis untuk berfoto ria disini hehe.

Apa saja yang sudah didapat selama kuliah di Unaya ?

Yang pasti ilmunya dulu ya, karena ini niat yang paling dasar, juga pengalaman berorganisasi baik ditingkat program studi, fakultas maupun universitas.

Kenapa memilih unaya sebagai modal masa depan ?

Bukan hanya yakin, saya juga banyak bertemu alumni Unaya khususnya alumni Fakultas Pertanian yang sudah sukses, ada yang jadi kepala dinas, konsultan, dan pengusaha tentunya berkualitas, berjiwa besar, dan berakhlak mulia serta bertqwa kepada Allah SWT.

Intinya saya sangat terpukau sama Universitas Abulyatama, umurnya boleh sudah tua tetapi jiwanya masih bersemangat muda dalam membangun Aceh.

Profil Lira Nurvita :

Nama : Lira Nurvita (C’Lyra Putri Yusra)

Nama Panggilan : Lira

Tempat, Tgl/Lahir : Idi, 07 Agustus 1993

Alamat Sekarang : Dusun Barat, Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh

Asal : Aceh Timur

Pendidikan :

1. SD Negeri 1 Peudawa Puntong

2. SMP Negeri 1 Idi Rayeuk Aceh Timur

3. SMK Negeri 1 Peureulak

Nama Ayah : Yusra Sulaiman

Pekerjaan : Petani

Cita-Cita : Entrepreneur Pertanian

Hobi : Baca Buku

Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama

Pendirian Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama, pada dasarnya dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kesempatan kepada generasi muda untuk melanjutkan pendidikan dibidang Pertanian. Kehadiran Fakultas ini tidak terlepas dari sejarah berdirinya Universitas Abulyatama yang merupakan pengembangan dari STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan)  Abulyatama. Berbeda dengan universitas lain pada umumnya, pendirian Universitas Abulyatama didasarkan pada pemikiran yang mendasar yaitu untuk menyantuni anak yatim dan meningkatkan kualitas umat.

Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama mulai didirikan pada Tahun 1984 dengan Surat Keterangan Persetujuan Sementara Nomor : 200/SK/Kop.I/84, seiring dengan pengembangan ST-KIP Abul Yatama menjadi Universitas Abulyatama, membuka tiga Jurusan yaitu Jurusan Budidaya Pertanian, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian dan Jurusan Peternakan.

Pada tahun 1985 dengan SK. Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan R.I No. 0415/0/1985 tanggal 1 Oktober 1985 Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian, Jurusan Budi Daya Pertanian Program Studi Budi Daya Pertanian dan Jurusan Peternakan Program Studi Peternakan memperoleh Status terdaftar. Kemudian berdasarkan SK Mendikbud No.0210/0/1989, tanggal 11 April 1989, Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama mendapatkan Status Diakui untuk Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian, Jurusan Budi Daya Pertanian Program Studi Budi Daya Pertanian dan Jurusan Peternakan Program Studi Peternakan. Selanjutnya Peningkatan Status dari Diakui menjadi Disamakan sampai dengan terakreditasi terus diupayakan dan dipertahankan sesuai perkembangan kebutuhan sarjana pertanian dan peternakan.

VISI

Menjadikan Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama pada tahun 2017 sebagai lembaga yang memiliki keunggulan dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dibidang Ilmu Pertanian dan Peternakan serta menghasilkan lulusan berkualitas, profesional, berwawasan lingkungan dan kebangsaan, memiliki semangat kerakyatan dan beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

MISI

  • Menyelenggarakan dan mengembangkan kegiata Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
  • Meningkatkan kualitas akademik dengan menyesuaikan kurikulum yang mengarah ke kurikulum berbasis kompetensi, keselarasan/kesepadanan (link and match), untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.
  • Meningkatkan daya dukung sarana dan prasarana secara berkelanjutan.
  • Meningkatkan kualitas tenaga pengajar sesuai dengan
  • Memperluas jaringan kerjasama dan kemitraan baik dengan institusi pemerintah maupun swasta.
  • Mempertajam kecerdasan Spritual, Emosional dan kecerdasan Intelektual.
  • Mengembangkan iklim akademik yang beretika, kondusif, dinamis dan demokratis.
  • Melanjutkan penyantunan anak yatim dengan tetap memperhatikan kelangsungan pendidikannya

 

TUJUAN UMUM

Menghasilkan lulusan yang berkualitas,  sehingga mampu mengembangkan diri dalam bidang tridharma           perguruan tinggi.

TUJUAN KHUSUS

  • Mewujudkan Kelembagaan Fakultas Pertanian Universitas Abulyatama sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki kompetensi dalam menyelenggarakan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Menghasilkan lulusan berwawasan lingkungan, kebangsaan, kerakyatan, memiliki kompetensi keilmuan di bidang Pertanian dan Peternakan, profesional dalam merancang, mengevaluasi dan penerapan konsep pembangunan pertanian yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
  • Memberikan jasa konsultasi bidang keilmuan Pertanian dan Peternakan melalui pengembangan kemitraan dan jaringan kerja sama dengan berbagai pihak pengguna jasa.[]