Mengapa Direktur Akafarma Takut Baca Novel?

SETIAP saat Ilmu selalu ada yang baru, prinsip ini yang selalu dipegang Direktur Akademi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati, Agustina Retnaningsing M. Farm.,Apt. Membaca merupakan salah satu cara untuk memperbaharui ilmu yang sudah ia miliki.

Ratusan buku karya tokoh ternama dunia dan Indonesia sudah dimilikinya, tersusun rapi di rumahnya. Namun, perempuan  kelahiran Teluk Betung, 28 Agustus 1973, ini takut membaca buku cerita seperti novel.

“Dari ratusan buku yang tersusun rapi di rak, didominasi oleh buku pendidikan kesahatan. Saya lebih suka membaca buku ini, ketimbang membaca novel,” kata dia.

Ada cerita tersendiri mengapa direktur Akafarma ini tidak suka  novel. Berawal ketika ia masih duduk di bangku SD. Agustina kecil dulu suka sekali dengan buku novel. Lima Sekawan merupakan judul novel favorit saat itu.

“Saat di bangku SD saya suka sekali dengan novel. Kesukaan saya terhadap novel membawa dampak buruk terhadap prestasi belajar. Saya mampu tidak tidur semalaman hanya untuk membaca sebuah cerita novel. Hal ini membuat saya sering tidur saat di sekolah,” katanya.

Karena perestasi belajar memburuk, ia pun sempat dimarahi orang tuanya. Sejak saat itu ia membuat komitmen tidak membaca novel lagi. Hingga saat ini komitmen tersebut terus dipegang olehnya. Meskipun judul novel sedang naik daun sekali pun, ia tidak tertarik dan memilih untuk membaca buku pendidikan.

“Saya sampai sekarang tidak baca novel, meskipun beberapa kali sempat ditawari membaca novel oleh teman saat kuliah. Saya takut kecanduan dan malas untuk beraktifitas, saat membaca novel,” kata dia.

Baginya, membaca buku pendidikan kesehatan lebih bermanfaat ketimbang membaca novel. Ilmu yang didapatkan saat membaca buku pendidikan kesehatan ini dapat langsung di aplikasikan.

“Seorang dosen itu harus bisa menguasai ilmu yang terbaru, dan itu bisa didapat dari membaca buku pendidikan kesehatan. Ilmu selalu berkembang, sebagai dosen ia harus bisa terus belajar,” katanya dengan senyuman.

Nama. :Agustina Retnaningsih. M.Farm.,Apt.
TTL. :Teluk Betung, 28 Agustus 1973
Alamat : Jl. Rambutan No.3 Pasir Gintung Bandar Lampung

Riwayat pendidikan
1. SD Xaverius Metro, Lulus 1986
2.SLTP Xaverius Metro, Lulus 1989
3.SMU Negeri 1 Metro, Lulus 1992
4.Sarjana Farmasi, Universitas Jakarta, Lulus tahun 1997
5.Perogram Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Pancasila Jakarta lulus tahun 1998.
6.Magister Farmasi, Universitas Indonesia tahun (2009-2011)

Pengalaman kerja:

1.Dosen Akademi Analisis Farmasi dan Makanan (Akafarma) Universitas Malahayati tahun 2000-sekarang.
2.Apoteker penangung jawab Apotek Horison di Jatomulyo Natar, tahun 2008-sekarang.
3.Apoteker penangung jawab Apotek Kasih 1 Bandar Lampung, tahun 2005-2007.
4.Apoteker penangung jawab Apotek Kevin Bandar Lampung, tahun 2003-2005.
5.Apoteker penangung jawab Apotek Naufal Metro, tahun 2001 – 2003.
6.Apoteker penangung jawab Apotek Bina Farma Panjang Teluk Betung, 2000-2001.
7.Apoteker penangung jawab Apotek swasta.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *