Aceh Juga Dikenal Dengan Negeri Seribu Warung Kopi

images (1)NEGERI Aceh atau yang juga dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah, banyak terdapat warung kopi, tak heran juga jika provinsi ini juga mendapat julukan Negeri Seribu Warung Kopi.  Keberadaan warung kopi tidak hanya sekedar sebagai tempat menghilangkan dahaga, lebih dari itu warung kopi juga berfungsi sebagai pusat informasi. Sesama pengunjung warung kopi mengobrol soal macam-macam hal, mulai kehidupan sosial sampai “politik tinggi” dalam dan luar negeri. Bisa juga mempergunjingkan para pejabat, menganalisis sepakbola, atau membicarakan sinetron yang mereka tonton di televisi.

Aceh memang terkenal sebagai penghasil kopi Arabika, dan memberikan kontribusi sebesar 40% dari produksi kopi Indonesia. Di Aceh terdapat 3 macam kopi, Kopi Ulee Kareng, Kopi Gayo, dan  Kopi Solong. Nama-nama tersebut diambil dari daerah mana kopi itu berasal. Kopi Gayo mungkin yang paling terkenal, Kopi Gayo adalah varietas kopi Arabika berasal dari dataran tinggi Gayo, dan pada 10 Oktober 2010 lalu, Kopi Gayo mendapat sertifikasi sebagai Kopi Organik terbaik di dunia. Tak heran jika Kopi Arabika ini telah dikenal dunia karena memiliki ciri utama yaitu aroma dan  perisa yang kompleks dan kekentalan yang kuat.

Para barista di Aceh tidak pernah pergi ke pelatihan khusus untuk belajar cara menyajikan secangkir kopi. Cara penyajian kopi di Aceh berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Di sini, kopi diseduh melalui beberapa penyaringan sampai pada kekentalan yang diinginkan sehingga membuat kopi lebih harum, nikmat dan memiliki efek rasa yang kuat.

warung kopi yang berada di Banda Aceh tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk minum kopi, warung kopi di Banda Aceh juga memiliki multi-fungsi atau banyak fungsi seperti warnet, rumah makan, nonton bola, tempat nongkrong, membicarakan bisnis dan lainnya.

Mahasiswa juga mempunyai hubungan yang sangatlah dekat dengan warung kopi karena mahasiswa membutuhkan layanan internet yang ada di warung kopi di Banda Aceh, tapi bukannya mahasiswa hanya bisa memakai layanan internet di warung kopi melainkan layanan internet bisa di akses di mana saja, baik dirumah maupun di tempat lain asalkan ada modem dan belangganan kepada operator penyedia layanan internet, internet akan bisa dinikmati siapa saja. Satu lagi, jangan beranggapan semua mahasiswa yang duduk di warung kopi Banda Aceh adalah mahasiswa yang malas, tapi berfikiranlah bahwa dengan adanya warung kopi + Wi-Fi atau layanan internet gratis sangat membantu mahasiswa mengerjakan apa yang menjadi tugas untuk mereka, baik itu tugas kuliah maupun tugas lainnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *