Organisasi Bukan Sekedar Ajang Popularitas dan Numpang Nama!

DIBALIK penampilannya yang rapi selalu dikenakannya, ada sepasang mata yang mencerminkan sosok pemimpin. Pembawaannya yang ceria dan murah senyum, membuatnya tampak ramah.

Saiful Azmi yang kerap disapa Ipul, ia adalah Gubernur FKIP Unaya periode 2016/2017. Berbekal pengalaman berorganisasi, Ipul diberi kepercayaan oleh rekan-rekannya untuk mejadi pemimpin BEM FKIP.

“Saya bangga dan terharu karena teman-teman mempercayai saya menjadi ketua umum yang telah berjalan dan memikul amanah ini. Tetapi amanah tetap amanah yang tidak dapat dibeli!”, ungkap Ipul saat ditanya bagaimana pendapatnya di kantin induk Unaya.

Lahir dan besar di Nagan Raya, 28 Maret 22 tahun silam, pemuda ini ternyata punya hobi membaca. Buku yang digemarinya adalah buku-buku yang mengisahkan perjuangan dan nasionalisme. Tak heran jika sifat kepemimpinan yang dia miliki saat ini, mungkin saja berasal dari buku-buku bacaannya. Disamping membaca, dia juga cukup tertarik pada olahraga futsal.

Mahasiswa prodi PPKN ini mengaku sangat mengidolakan sosok nabi Muhammad SAW dan Jokowi. Baginya kedua sosok itu sangat menginspirasi, serta banyak hal yang bisa diteladani dari sifat mereka.

“Organisasi bukan sekadar ajang numpang nama, tapi merupakan wadah untuk menunjukkan potensi dan belajar bersosialisasi dengan sesama. Organisasi juga akan mengasah pemikiran dan rasa nasionalisme kita,”, tutur Ipul.

Ipul berpesan, bahwa untuk memajukan suatu organisasi kita harus memupuk kekeluargaan antar anggota. Berat harus sama dipikul, ringan harus sama dijinjing.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *