Anak Sering Dibully Karena Obesitas ? Ini Solusinya

Obesitas tak hanya akan menimbulkan resiko berbagai masalah kesehatan fisik seperti jantung, tekanan darah tinggi hingga kematian. Keadaan ini juga terkadang tak jarang menimbulkan masalah mental.

Tak sedikit orang merasa diskucilkan hingga di-bully karena memiliki badan yang sangat besar. Pengidap obesitas biasanya lebih senang hidup ‘sendiri’ daripada bersosialisasi

Menurut psikolog Naomi Soetikno, orang tua berperan penting dalam mengatasi hal ini. Ia mengatakan ada lima tahapan yang bisa dilakukan orang tua agar anak mampu bertahan akan ejekan teman-temannya.

1. Ajarkan untuk Menerima Kondisinya
“Artinya bukan mengajak mereka untuk menerima kondisi tubuhnya yang obesitas, tapi bantu mereka untuk tunjukkan potensi atau sisi positif lainnya,” katanya di Locanda Restaurant, Jakarta, Selasa, 23 Agustus 2016.

Ia mencontohkan agar mereka bangga karena dapat menggambar dengan bagus, bangga karena jago matematika atau bangga memiliki dua orangtua yang menyayangi mereka.

2.Diskusikan Kelebihan dan Kekurangan
“Setelah bisa menerima diri mereka, ajak mereka untuk mendiskusikan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan mereka,” lanjut dia.

Dengan mendiskusikan kekurangan anak dalam hal ini misalnya tubuhnya yang terlalu gemuk. Orang tua dapat menunjukkan bahwa memiliki tubuh yang terlalu gemuk dapat menghambat banyak hal misalnya membuat mereka lebih mudah dan enak bergerak.

3. Beri Tantangan
Jika anak sudah tahu apa kekurangannya, tantangan ia untuk melakukan sesuatu agar kondisi tubuhnya menjadi lebih baik.

4. Ajarkan Mengatasi Masalah
Mengajari anak untuk melakukan sesuatu yang positif ketika mereka diejek temannya sangat penting. “Beri mereka tips dan trik. Orang tua jangan turun langsung,” katanya.

Jika anaknya tersebut sudah bisa mengatasi masalahnya, jangan lupa untuk berikan pujian kepadanya.

5 Ajarkan Untuk Mengendalikan Nafsu Makan
Setelah faktor psikologis dilakukan, ajak anak untuk mulai mengendalikan nafsu makan mereka. “Berikan mereka arahan yang baik, dan jangan lupa berikan pujian saat mereka berhasil melakukannya,” terang Naomi.

Kelima tahapan tersebut, menurut Naomi dapat meningkatkan kepercayaan diri anak. Selain itu, cara-cara tersebut bisa membuat anak obesitas mau berusaha menurunkan berat badannya dengan banyak melakukan aktifitas positif dan menjaga pola makan yang sehat.

“Anak itu tidak berkembang secara otomatis. Mereka butuh dukungan dan bimbingan dari orang tua,” katanya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *