Kesan Widiana Mahasiswi Kelas Ekstensi yang Mengikuti KKN

KKN merupakan singkatan dari Kuliah Kerja Nyata, yang merupakan salah satu perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi, berkenaan dengan peran serta Perguruan Tinggi membina dan memberdayakan masyarakat, dan termasuk ke dalam mata kuliah yang harus dijalani mahasiswa untuk menyelesaikan studinya di perguruan tinggi.

Bukan hanya mahasiswa kelas Reguler namun mahasiswa kelas Ekstensi juga mengikuti KKN, seperti salah seorang mahasiswi kelas Ekstensi prodi Hukum bernama lengkap Widiana lahir di Takengon 14 september 1992 ini meceritakan kesannya selama Sudah 2 pekan mengikuti kegiatan KKN ini. Saat ditemui oleh tim abulyatama.ac.id dikantor Keuchik (kepala desa) Emperum Jaya Baru Banda Aceh untuk diwawancarai, Widia sapaan akrabnya mengaku sangat “ Senang bisa berkumpul dari semua jurusan ada,  enggak ada yang membeda-bedakan antara Ekstensi sama Reguler “.

“ Selama lebih kurang 30 hari, tepatnya sejak tanggal 9 Agustus 2016, saya beserta ribuan mahasiswa lainnya mengikuti KKN. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Abulyatama ini menjadi kegiatan tahunan, dan berlangsung saat libur semester genap “.

“ Dengan adanya KKN, saya dapat mempraktekkan ilmu pengetahuan yang didapat selama di bangku perkuliahan. Semua ilmu yang telah dipelajari, dibagikan kepada masyarakat. untuk membina dan memajukan masyarakat. Sehingga KKN itu bisa menghasilkan banyak manfaat, baik bagi masyarakat di tempat KKN berlangsung, dan juga bagi mahasiswa sendiri, sebagai pelaku kegiatan KKN. Dan nantinya mahasiswa menjadi lebih peka terhadap berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat. Hal tersebut tidaklah mudah, Karena setiap daerah memiliki adat dan budaya yang berbeda. Adat istiadat lokal itu harus bisa dipelajari, dipahami, dan dilaksanakan di setiap aktivitas selama berada di daerah tersebut “.Ucap Widia perempuan yang mempunyai motto yang penting happy ini.

Widia juga menambah, “ Meskipun saya jarang masuk KKN, karena saya harus berbagi waktu antara keluarga saya, pekerjaan, dan kuliah, Sebagai mahasiswi, saya juga harus bisa beradaptasi dengan baik. menjaga sikap, perkataan dan tindakan, agar bisa bergabung dengan semua elemen masyarakat. mulai dari mahasiswa reguler, petinggi desa / kampung, pemuda-pemudi, dan semua masyarakat yang berada dilingkungan desa ini. Sehingga semua kegiatan positif yang akan dilakukan selama KKN mendapat dukungan positif dari masyarakat setempat. Saya pun merasa seperti mempunyai keluarga baru ”.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *