Jumlah Pengangguran Sarjana Meningkat, Ini Strategi Unaya

HINGGA Agustus 2015, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,56 juta orang. Jumlah ini bertambah 320 ribu orang, dibandingkan Agustus 2014 yang mencapai 7,24 juta orang, demikian data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikeluarkan pada kamis, 5 November 2015.

Sementara pada Agustus 2015, penduduk bekerja masih didominasi oleh mereka yang berpendidikan SD ke bawah sebesar 44,27 %. Sedangkan penduduk bekerja dengan pendidikan Sarjana keatas hanya sebesar 8,33 %. Semakin meningkatnya jumlah pengangguran ditingkat Sarjana di Aceh baik S1 dan S2 juga menjadi sorotan Ekonom Unsyiah Rustam Efendi, sebagaimana dikutip dari Harian Serambi Indonesia hari ini, dimana menurutnya kondisi tersebut perlu dicarikan solusi bersama  baik dari pemerintah maupun kampus swasta dan negeri.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor I  Universitas Abulyatama Faisal  ST MT kepada abulyatama.ac.id mengungkapkan bahwa Universitas Abulyatama selama ini terus melakukan pembenahan-pembenahan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas.

“Kita terus bekerja untuk menciptakan lulusan yang diterima dipasaran,’’ kata Faisal, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis 26 November 2015.

Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain dalam penyusunan silabus pendidikan pihaknya ikut melibatkan beberapa ahli agar menghasilkan silabus yang berkualitas, selain itu pembaharuan statuta kampus juga sedang dilakukan “Insya Allah dalam waktu dekat akan kita sosialisasikan statuta baru itu’’ Sambungnya.

Disisi lain, beberapa kerjasama dengan pihak-pihak terkait juga terus dilakukan dan ditingkatkan.

“Misalnya dengan Balai Latihan Kerja (BLK), kita sudah beberapa tahun ini menjalin kerjasama dan terakhir kemarin kita lakukan pelatihan mandor bagi alumni dan mahasiswa fakultas Teknik’’ Ujarnya.

Untuk tenaga Pengajar, Universitas Abulyatama terus mengirim dosen-dosen yang masih berstatus S2 untuk menempuh pendidikan di tingkat Doktoral. Berdasarkan data yang disampaikan, untuk tahun ini saja terdapat sebanyak 8 orang dosen Universitas Abulyatama yang sedang dan akan mengikuti pendidikan ditingkat doktoral. Jumlah tersebut terdiri dari Fakultas Teknik 1 orang, Fakultas Perikanan 2 orang, Fakultas Hukum 1 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 1 orang dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 3 orang.

Selain itu, Universitas Abulyatama juga telah mengusulkan proposal kepada Dikti untuk pengembangan pendidikan tingkat Magister, diantaranya FKIP untuk Prodi Magister Pendidikan Dasar dan prodi Teknologi Pendidikan, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian untuk prodi Magister Agroteknologi, Fakultas Ekonomi untuk prodi Magister Akuntansi dan prodi Managemen.

Namun, Faisal melanjutkan, untuk menghadapi dunia luar mahasiswa tidak cukup dengan ilmu yang telah dimiliki, setidaknya tiga hal penting harus dimiliki oleh mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja.

“Pengetahuan yang luas, keterampilan dan attitude hal mutlak untuk dimiliki, pengembangan ilmu pengetahuan harus terus dilakukan, jangan merasa puas dikampus saja’’ Demikian Faisal.