Sandri Amin : Lega Sudah Menyelesaikan Sidang Skripsi

MAHASISWA Fakultas Hukum Universitas Abulyatama melaksanakan sidang skripsi di ruang Lembaga Peradilan Semu (LPS) Gedung Multiguna, Selasa, 10 November 2015.

Senyuman bangga terlihat pada pria kelahiran Sinabang 13 Februari 1992, terlontar jelas dari raut wajah Sandri Amin yang telah menyelesaikan sidang skripsinya. “Alhamdulillah senang karena walau bagaimanapun kuliah adalah tanggung jawab kita terhadap orang tua. Ketika kita telah menyelesaikan tanggung jawab itu, ada rasa bahagia tersendiri di dalam batin,” katanya

Kemudian Sandri, sapaan akrabnya melanjutkan “Selain senang dan bangga, ada rasa tegang dalam hati setiap yang telah menyelesaikan sarjananya. karena masih ada tuntutan profesi, hal inilah yang menjadi masa transisi menuju bahagia atau sebaliknya. Sebab tak jarang diantara kita yg menjadi pengangguran, saat tak siap untuk berkembang dimasa transisinya,” ujarnya.

Dengan judul skripsi “Akibat hukum dari perkawinan yang dilaksanakan tanpa persetujuan calon mempelai”. Sandri bercerita, ada yang mengatakan bahwa sidang itu sulit. Tapi menurutnya di dunia ini tidak ada yg mudah. Kita sendiri memudahkan sesuatu yg sulit, bila hari ini kita mengalah pada keadaan bagaimana di hari esok saat kita menantang masa depan.

Demisioner Gubernur Fakultas Hukum periode 2013-2014 mengatakan skripsi itu sulit. Meski begitu kewajiban tetaplah kewajiban, semua hal akan terasa semakin sulit bila kita menghadapinya dengan persiapan katanya.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *