Aceh Besar- Mahasiswa FK Unaya masuk dalam babak final ajang kompetisi Airlangga Medical Scientific Week (AMSW) 2020 kategori lomba Research paper dengan nilai akhir 636,5.  Atas nilai tersebut delegasi dari FK Universitas Abulyatama meraih peringkat ke-8. Hal ini menjadi prestasi luar biasa dari anak didik FK Unaya, yang menjadi satu-satunya Universitas swasta di Indonesia yang berhasil masuk  sampai babak final dengan berkompetisi bersama universitas-universitas negeri di Indonesia seperti Universitas Airlangga, UI, UGM, UNPAD, UNIBRAW dan UNSRI.

Ketua Tim delegasi FK Unaya pada ajang Airlangga Medical Scientific Week (AMSW) 2020, Hanief Al-Hadi mengangkat Judul research paper karya delegasi FK Unaya, “Potential Inhibitor Of Covid-19 Main Protease Form Cyperus rotundus Rhizomes: Molecular Docking Studies”. Hanief mengatakan bahwa kompetisi ini menjadi suatu pengalaman yang berharga, walaupun banyak rintangan tapi kita mampu untuk bersaing dan sejajar dengan kampus-kampus lain. Kesan juga disampaikan oleh anggota tim Mahmud Hary Pranggono dan Putri Elviani dari ajang kompetisi ini menambah ilmu pengetahuin, wawasan dan pengalaman dan dapat bersaing dengan teman-teman yang ada di PTN favorit. Tim delegasi FK-UNAYA mengajak khususnya mahasiswa fakultas kedokteran dan mahasiswa Unaya untuk tidak takut dan ragu jika ada kompetisi yang bersifat ilmiah dan berani mencoba walaupun harus bersaing dengan perguruan tinggi papan atas, mari eksplore masa muda dan masa studi dengan prestasi sesuai dengan selogan Universitas Abulyatama “Rumoh Ilmu dan Budaya”.

Rizarullah selaku dosen pembimbing bidang penelitian bioinformatik mengatakan bahwa keberhasilan tim delegasi FK Unaya patut di syukuri, karena tidak mudah untuk mahasiswa kedokteran melakukan penelitian bioinformatik khususnya moleculer docking. Mahasiswa tersebut sebelumnya belum pernah terpapar dengan materi tersebut sehingga membutuhkan kerja keras untuk lebih memahami materi bioinformatik. Namun saya bangga pada mahasiswa universitas abulyatama khususnya prodi pendidikan dokter yang telah kerja keras untuk memahami penelitian tersebut sehingga menghasilkan beberapa karya dan prestasi yang saya banggakan.