Jangan Anggap Sepele Saat Rambut Rontok

Rambut memiliki fase alami untuk rontok sehingga kerontokan dalam jumlah tertentu masih tergolong wajar. “Patokannya 100 helai per hari,” kata ahli dermatologi, dr Gloria Novelita, di Jakarta, Kamis, 25 Agustus 2016.

Rambut melewati fase tumbuh (anagen) dan istirahat (katagen) sebelum rontok secara alami. Sebagian besar rambut yang tumbuh di kepala berada di fase anagen, sebagian lagi dalam fase katagen dan porsi rambut dalam fase rontok lebih kecil dibanding keduanya.

Perubahan hormon atau pengaruh obat dapat mengganti fase rambut dari tumbuh menjadi siklus istirahat dan rontok.

Diet makanan rendah protein dan zat besi juga dapat mengakibatkan kerontokan karena rambut sebagian besar terdiri atas protein. Stres juga dapat mengakibatkan rambut rontok, namun tidak berarti rambut rontok saat sedang mengalami stres.

Menurut Novelita, ada kalanya rambut rontok tiga bulan setelah stres, bahkan meskipun sudah reda. Untuk itu, perlu diperhatikan bagaimana menjaga agar rambut banyak ada di fase tumbuh atau anagen, yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi.

Makanan yang mengandung protein dan zat besi sangat membantu pertumbuhan rambut, begitu juga dengan suplemen vitamin E.

Sebaiknya, perhatikan jumlah rambut yang rontok ketika sedang menyisir, ketika bertambah, segera cari tahu penyebabnya dan konsultasikan ke dokter bila kerontokan di atas batas wajar.

sumber : Tempo.co

Obat Alami Ampuh Atasi Alergi

Alergi makanan adalah hal sangat umum dialami semua orang di seluruh dunia. alergen makanan yang paling umum dikenal adalah makanan laut, kacang, susu, dan lainnya.

Tingkat keparahan gejala dalam jenis alergi dapat berkisar dari standar, hingga serius. Pada kasus alergi yang berat, sangat penting untuk berkonsultasi dengan spesialis untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang alergi.

Reaksi alergi dari beberapa jenis makanan tertentu dapat menyebabkan masalah pencernaan, reaksi kulit dan dalam kasus-kasus serius sedikit, itu bisa berdampak pada sistem kardiovaskular. Bahkan dalam kasus-kasus ringan, gejala dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan. Gejala ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda mencoba untuk melawan intoleransi.

Agar mampu melawan alergi makanan, sangat penting untuk mengidentifikasi item makanan atau kelompok yang menyebabkan reaksi alergi.

Sebagian besar dari kita mengatasi alergi dengan minum obat-obatan dokter penangkal alergi. Tapi jika kebanyakan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Itu sebabnya, untuk reaksi non-berat, Anda dapat dengan mudah memilih untuk pengobatan rumah yang alami

Ini obat yang luar biasa telah ada selama ribuan tahun dan terbukti sangat efektif dalam memberikan bantuan dari gejala alergi

1. Jahe
Jahe mengandung anti-inflamasi dan anti-mikroba, yang secara efektif dapat mengurangi gejala mengganggu yang disebabkan oleh alergi makanan. Cukup menyeduh secangkir segar teh jahe dan minum sepanjang hari.

2. Lemon
Tingginya kandungan vitamin C dalam jus lemon dapat menjadi obat yang efektif untuk memerangi alergi makanan. Jus lemon membantu menghilangkan kotoran dan racun dari sistem. Dan juga meningkatkan kekebalan.

3. Teh Hijau
Manfaat kesehatan yang unik dari teh hijau sangat populer di seluruh dunia. obat alami teh hijau juga dikenal untuk memberikan bantuan dari gejala tidak menyenangkan dari jenis alergi.

4. Wortel Dan Jus Ketimun
Jus wortel dan mentimun adalah salah satu yang terbaik cara alami untuk melawan alergi makanan. Selain memberi bantuan dari ketidaknyamanan, jus ini juga dapat meningkatkan ketahanan perut Anda.

5. Castor Oil
Sifat obat minyak jarak membuat obat yang sangat ampuh untuk melawan alergi makanan. Anda dapat menambahkan beberapa tetes minyak ini dalam jus pagi Anda

6. Vitamin C
Vitamin C dianggap efektif dalam mengobati alergi makanan ringan. Juga, mengandung antioksidan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dan mencegah alergi tersebut berulang.

Tidak Sehat, Jus Buah Berkemasan Sama Dengan Minuman Bersoda

Minuman bersoda dinilai tak baik untuk kesehatan dan membuat tubuh gemuk. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa efek jus buah kemasan tak beda jauh dengan minuman bersoda.

Walau tak semua, kebanyakan jus kemasan tidak seperti yang kita pikirkan. Jangan biarkan kata “buah” dalam jus kemasan diartikan sebagai sesuatu yang alami dan benar-benar sehat.

Label seperti “100% murni” dan “bukan dari konsentrat” yang terpampang di kemasan jus buah, belum tentu benar-benar akurat. Pasalnya, proses untuk membuat jus buah kemasan memerlukan bahan seperti rasa, pewarna, bahkan pemanis buatan.

Lebih dari itu, jus buah kemasan umumnya mengandung banyak gula dan kalori ketimbang sekaleng soda.

Beberapa dari Anda mungkin bertanya: tapi buah mengandung gula fruktosa, gula yang lebih alami, sehingga bukankah lebih sehat?

Jawabannya, ketika jus buah yang Anda minum minim serat, maka tubuh akan mengalami lonjakan fruktosa yang akhirnya berdampak buruk pada kesehatan. Fruktosa akan “membanjiri” hati, kemudian gula darah dan insulin meningkat.

Dr Mark Hydman, dokter sekaligus penulis buku kesehatan ternama di Amerika menjelaskan, fruktosa dari buah segarlah yang terbilang sehat—bukan jus kemasan, karena jumlah fruktosa dalam buah segar jauh lebih rendah daripada di minuman manis.

Selain itu, efek metabolik akibat fruktosa dapat berkurang karena adanya asupan serat, vitamin, mineral, fitonutrien, dan antioksidan membantu memperlambat penyerapan dan meningkatkan metabolisme. Manfaat itu tak akan didapatkan dalam jus buah kemasan.

Juga, kandungan gula dalam jus buah kemasan tidak selalu dari fruktosa alami. Kebanyakan jus kemasan membutuhkan tambahan gula.

Jus buah yang penuh dengan gula, juga dapat menyebabkan penyakit yang mirip dengan soda jika dikonsumsi secara berlebihan, seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan kerusakan gigi.

Dan karena minuman gula tidak membuat kenyang, maka tubuh akan meminta tambahan kalori dengan membuat kita makan lebih banyak. Alhasil, kalori yang masuk ke tubuh berlipat ganda.

Dunia Baru di Seberang Kompleks Rumah Kita

Dunia baru yang bisa dihuni manusia pada masa depan mungkin berada di seberang kompleks rumah kita dalam perspektif astronomi.

Tim astronom, lewat publikasinya di jurnal Nature pada Rabu (24/8/2016), mengungkapkan bahwa Proxima Centauri, sistem keplanetan terdekat dengan tata surya, memiliki planet yang kemungkinan besar layak huni.

Planet baru itu dinamai Proxima b. Astronom menguak keberadaannya dengan mendeteksi “goyangan” bintang saat si planet melintas, metode yang dikenal dengan radial velocity.

Deteksi dilakukan dengan instrumen high accuracy radial velocity planet searcher (HARPS) yang berada di gurun Atacama, Cile.

“Kita sedang bicara tentang sebuah planet yang memiliki kesamaan dengan Bumi,” kata Guillem Anglada Escude, astronom dari Queen Mary University of London yang memimpin studi.

Sama seperti Bumi, Proxima b merupakan planet batuan. Planet itu juga terletak pada goldlilocks zone, sebuah zona yang pas untuk mendukung terciptanya suhu tepat yang memungkinkan keberadaan air cair.

Planet yang diperkirakan berukuran 1,3 kali Bumi itu berada pada jarak sekitar 7,5 juta kilometer dari bintang induknya.

Tahun di planet itu singkat, setara dengan 11,2 hari di Bumi. Singkatnya tahun terjadi karena jarak planet dengan bintang yang tergolong dekat. Bandingkan dengan jarak Bumi-Matahari yang sekitar 149 juta kilometer.

Kedekatan jarak dengan bintang tak lantas membuat Proxima b menjadi serupa neraka. Itu terjadi karena Proxima Centauri tak sepanas Matahari. Planet itu digolongkan sebagai bintang katai merah, lebih dingin.

Jarak Bumi dengan Proxima Centauri sendiri sekitar 40 triliun kilometer. Jarak itu memang jauh, tetapi dalam perspektif astronomi sangat dekat.

Proxima Centauri ibarat kompleks seberang rumah kita. Sistem keplanetan itulah yang terdekat dengan Bumi, bahkan lebih dekat dari sistem bintang ganda Alpha Centauri yang lebih terkenal.

“Ini bukan hanya planet batuan terdekat, tetapi planet di luar tata surya yang terdekat yang pernah ditemukan. Sebab, tak ada lagi sistem keplanetan yang lebih dekat dengan tata surya,” kata Escude.

Dengan teknologi saat ini, manusia masih membutuhkan ribuan tahun untuk mencapai Proxima b. Masa hidup satu generasi saja tak cukup.

“Pastinya, ke sana sekarang adalah fiksi ilmiah. Namun, orang akan berpikir, bukan hanya bayangan para akademisi untuk mengirim wahana antariksa ke sana,” ungkap Escude seperti dikutip BBC, Rabu.

Belum diketahui apakah planet tersebut memiliki atmosfer seperti Bumi. Meski demikian, Escude optimistis bahwa dalam 10 tahun ke depan, ada tidaknya atmosfer di Proxima b akan ditemukan.

Keberadaan atmosfer akan menentukan apakah Proxima b benar-benar bisa menjadi rumah masa depan manusia. Jika tidak, suhu di permukaan itu akan terlalu dingin untuk manusia.

Pengiriman wahana antariksa khusus untuk meneliti Proxima b bisa dilakukan agar karakteristik planet itu lebih cepat terungkap.

Apa jadinya kalau manusia hidup di sana? Pengalamannya akan berbeda dengan di Bumi. Bila atmosfer planet itu seperti Bumi, warna senja di sana seperti senja pada akhir musim semi.

Namun, bintang di sana akan terlihat diam, tak seperti Matahari. Sebabnya, hanya satu sisi planet yang menghadap bintang induk.

Walau masih banyak pertanyaan, kalangan astronom menyambut gembira temuan ini. “Punya bintang terdekat dengan planet yang berpotensi layak huni sangat mengagumkan,” kata Edward Guinan dari Vilanova University kepada NPR, Rabu.

sumber : Tempo.co

Sosrobahu Sosok Penemu Jalan Layang Dari Indonesia

TEKNIK Sosrobahu merupakan teknik konstruksi yang digunakan terutama untuk memutar bahu lengan beton jalan layang. Dengan teknik ini, lengan jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan di bawahnya, dan kemudian diputar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas di jalanan di bawahnya. Teknik ini dianggap sangat membantu dalam membuat jalan layang di kota-kota besar yang jelas memiliki kendala yakni terbatasnya ruang kota yang diberikan, terutama saat pengerjaan konstruksi serta kegiatan pembangunan infrastrukturnya tidak boleh mengganggu kegiatan masyarakat kota khususnya arus lalu-lintas dan kendaraan yang tidak mungkin dihentikan hanya karena alasan pembangunan jalan.

Siapa Penemu Teknik ini ?
Beliau adalah Ir. Tjokorda Raka Sukawati

Berikut profil beliau :
Lahir di Ubud Bali, 3 Mei 1931 adalah seorang insinyur Indonesia yang menemukan konstruksi Sosrobahu, yang memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas pada saat pembangunannya. Tjokorda meraih gelar Insinyur bidang Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung 1962, dan memperoleh gelar Doktor dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 1996. Beliau meniti karier di PT. Hutama Karya yang bergerak dibidang jasa konstruksi dan infrasruktur, merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Departemen Pekerjaan Umum (PU). Ketika menggarap proyek jalan layang antara Cawang dengan Tanjung Priok di Jakarta itulah teknologi Sosrobahu ditemukan. Tjokorda Raka Sukawati, yang juga pendiri Fakultas Teknik Universitas Udayana sekarang telah pensiun dari PT. Hutama Karya, namun masih tetap berkarya bahkan menghasilkan teknologi sosrobahu versi kedua yang lebih unggul soal kepraktisan dibandingkan versi sebelumnya. Kini beliau tinggal di kampung halamannya di Ubud, Bali dengan mengajar di jenjang Pascasarjana Bidang Teknik Sipil Universitas Udayana.

Sebenarnya temuannya belum diuji secara khusus di laboratorium saat dipraktekkan. Namun ia merasa yakin temuannya bisa bekerja sesuai rumusan ilmiah yang ada. Bahkan sebelum temuannya dipraktekkan, beliau yang menganut agama Hindu yang taat itu menyempatkan diri bersembahyang di atas konstruksi itu. Ia terbilang nekad saat itu, dengan mengatakan bahwa ia bersedia mundur dari direktur PT. Hutama Karya kepada menteri Pekerjaan Umum saat itu, bila temuannya itu ternyata tidak bisa bekerja. Namun ternyata temuan Sosrobahu itu dapat bekerja sebagaimana mestinya tanpa kurang suatu apa pun.

Dia mengatakan bahwa temuan itu 80% atas kehendak Tuhan yang Maha Kuasa. Bahkan angka tekanan 78 kg/cm² yang ditetapkan dalam teknologi temuannya itu, sebenarnya angka misterius bagi beliau, entah dari mana saat itu beliau menetapkan angka wangsit itu, tetapi berhasil bahkan para insinyur Amerika Serikat yang mengerjakan jalan layang di Seattle begitu taat dengan ketetapan 78 kg/cm² itu. Belakangan, setelah diketahui di laboratorium yang kemudian dibangunnya sendiri itu, didapatkan hasil perhitungan berupa ketetapan sebesar 78,05 kg/cm². Persis sama dengan ketetapan angka wangsit tadi.


Apa yang Melatarbelakangi beliau menemukan Sosrobahu ?
Pada tahun 1980-an, Jakarta yang memang sudah mengalami kendala kemacetan lalu lintas, banyak membangun jalan layang sebagai salah satu solusi meningkatkan infrastruktur lalu-lintas. Sebagai kontraktor saat itu, PT. Hutama Karya mendapatkan order membangun jalan raya di atas jalan by pass A. Yani di mana pembangunannya harus memastikan bahwa jalan itu harus tetap berfungsi.

Dengan permasalahan tersebut, para direksi Hutama Karya berdiskusi setelah mendapatkan order membangun jalan layang antara Cawang sampai Tanjung Priok sekitar tahun 1987. Persoalan rumit diurai, yang diperlukan untuk menyangga badan jalan itu adalah deretan tiang beton, satu-sama lain berjarak 30 meter, di atasnya membentang tiang beton selebar 22 meter. Batang vertikalnya (pier shaft) berbentuk segi enam bergaris tengah 4 meter, berdiri di jalur hijau. Hal ini tidak sulit, yang merepotkon adalah mengecor lengannya (pier head). Jika dengan cara konvensional, yang dilakukan adalah memasang besi penyangga (bekesting) di bawah bentangan lengan itu, tetapi bekesting itu akan menyumbat jalan raya di bawahnya. Cara lain adalah dengan bekesting gantung tetapi membutuhkan biaya lebih mahal.

Di tengah masalah itu, Ir. Tjokorda Raka Sukawati mengajukan gagasan dengan membangun tiangnya dulu dan kemudian mengecor lengannya dalam posisi sejajar dengan jalur hijau, setelah itu diputar membentuk bahu. Hanya saja kendalanya adalah bagaimana cara memutarnya karena lengan itu nantinya seberat 480 ton.

Terinspirasi Dongkrak Hidrolik Mobil
Ketika Tjokorda memperbaiki kendaraannya, hidung mobil Mercedes buatan 1974-nya diangkat dengan dongkrak sehingga dua roda belakang bertumpu di lantai yang licin karena ceceran tumpahan oli secara tidak sengaja. Begitu mobil itu tersentuh, badan mobil berputar dengan sumbu batang dongkrak. Satu hal yang ia catat, dalam ilmu fisika dengan meniadakan gaya geseknya, benda seberat apa pun akan mudah digeser. Kejadian tadi memberikan inspirasi bahwa pompa hidrolik bisa dipakai untuk mengangkat benda berat dan bila bertumpu pada permukaan yang licin, benda tersebut mudah digeser. Bayangan Tjokorda adalah menggeser lengan beton seberat 480 ton itu. Kemudian Tjokorda membuat percobaan dengan membuat silinder bergaris tengah 20 cm yang dibuat sebagai dongkrak hidrolik dan ditindih beban beton seberat 80 ton. Hasilnya bisa diangkat dan dapat berputar sedikit tetapi tidak bisa turun ketika dilepas. Ternyata dongkrak miring posisinya. Tjokorda kemudian menyempurnakannya, posisinya ditentukan persis di titik berat lengan beton di atasnya. Untuk membuat rancangan yang pas, dasar utama Hukum Pascal yang menyatakan: “Bila zat cair pada ruang tertutup diberikan tekanan, maka tekanan akan diteruskan segala arah”

Uji coba langsung di lapangan
Secara teknik penemuan itu belum diuji coba karena waktu yang terbatas, namun ia yakin temuannya itu bisa bekerja. Tjokorda bahkan berani bertanggungjawab bila lengan beton jalan layang itu tidak bisa berputar. Pada tanggal 27 Juli 1988 pukul 10 malam waktu setempat (Jakarta), pompa hidrolik dioperasikan hingga titik tekan 78 kg/cm2. Lengan pier head itu, meskipun bekesting-nya telah dilepas, mengambang di atas atap pier shaft lalu dengan dorongan ringan sedikit saja, lengan beton raksasa itu berputar 90 derajat. Ketika pier shaft itu sudah dalam posisi sempurna, secara perlahan minyak dipompa keluar dan lengan beton itumerapat ke tiangnya. Sistem LPBH itu dimatikan sehingga perlu alat berat untuk menggesernya. Namun demikian karena khawatir kontruksi itu bergeser, Tjokorda memancang delapan batang besi berdiameter 3,6 cm untuk memaku pier head ke pier shaft lewat lubang yang telah disiapkan. Kemudian satu demi satu alat LBPH itu diterapkan pada kontruksi beton lengan jembatan layang yang lain.
Teknisnya kira-kira kayak gini gan

Teknis 1:

1. Bangun tiang jalan
Teknis 2:

2. Lengan beton jalan dibangun di antara dua jalur jalan, sejajar dengan jalanan yang padat di bawahnya.
Teknis 3:

3. Lengan beton jalan diputar 90 derajat. Jalan layang pun kemudian dibangun di atas lengan ini.
Penamaan Sosrobahu dan Pemberian Paten

Pada pemasangan ke-85, awal November 1989, Presiden Soeharto ikut menyaksikannya dan memberi nama teknologi itu Sosrobahu yang diambil dari nama tokoh cerita sisipan Mahabharata. Sejak itu LBPH tersebut dikenal sebagai Teknologi Sosrobahu.
Temuan Tjokorda digunakan insinyur Amerika Serikat dalam membangun jembatan di Seattle. Mereka bahkan patuh pada tekanan minyak 78 kg/cm2 yang menurut Tjokorda adalah misteri ketika menemukan alat LBPH Sosrobahu itu. Tjokorda kemudian membangun laboratorium sendiri dan melakukan penelitian dan hasilnya berupa perhitungan susulan dengan angka teknis tekanan 78,05 kg/cm2, nyaris persis sama dengan angka wangsit yang diperolehnya sebelum itu.

Hak Paten
Hak paten yang diterima adalah dari pemerintah Jepang, Malaysia, Filipina. Dari Indonesia, Dirjen Hak Cipta Paten dan Merek mengeluarkan patennya pada tahun 1995 sedangkan Jepang memberinya pada tahun 1992. Saat ini teknologi Sosrobahu sudah diekspor ke Filipina, Malaysia, Thailand dan Singapura. Salah satu jalan layang terpanjang di Metro Manila, yakni ruas Vilamore-Bicutan adalah buah karya teknik ciptaan Tjokorda. Di Filipina teknologi Sosrobahu diterapkan untuk 298 tiang jalan. Sedangkan di Kuala Lumpur sebanyak 135. Saat teknologi Sosrobahu diterapkan di Filipina, Presiden Filipina Fidel Ramos berujar, “Inilah temuan Indonesia, sekaligus buah ciptaan putra ASEAN”. Sementara Korea Selatan masih bersikeras ingin membeli hak patennya.

Sosrobahu versi kedua

Teknologi Sosrobahu ini dikembangkan menjadi versi ke-2. Bila pada versi pertama memakai angker (jangkar) baja yang disusupkan ke beton, versi keduanya hanya memasang kupingan yang berlubang di tengah. Lebih sederhana dan bahkan hanya memerlukan waktu kurang lebih 45 menit dibandingkan dengan yang pertama membutuhkan waktu dua hari. Dalam hitungan eksak, konstruksi Sosrobahu akan bertahan hingga 100 tahun (1 abad)
Menurut Dr. Drajat Hoedajanto pakar struktur dari Institut Teknologi Bandung, Sosrobahu pada dasarnya hanya metode sangat sederhana untuk pelaksanaannya (memutar bahu lengan beton jalan layang). Sistem ini cocok dipakai pada elevated toll road (jalan tol layang dalam kota) yang biasanya mengalami kendala lalu lintas dibawahnya yang pada. Sosrobahu terbukti bermanfaat dalam proses pembangunan jalan layang, sangat aplikatif, teruji baik teknis dan ekonomis.

Josiah Willard Gibbs – Pendiri Teoretis Termodinamika Kimia

Josiah Willard Gibbs adalah seorang ilmuwan Amerika yang membuat kontribusi teoritis penting untuk fisika, kimia, dan matematika. Karyanya pada aplikasi termodinamika berperan dalam mengubah kimia fisik menjadi ilmu deduktif ketat.

Bersama dengan James Clerk Maxwell dan Ludwig Boltzmann, ia menciptakan mekanika statistik (istilah yang dia diciptakan), menjelaskan hukum termodinamika sebagai konsekuensi dari sifat statistik besar ansambel partikel. Gibbs juga bekerja pada penerapan persamaan Maxwell untuk masalah di optik fisik. Sebagai ahli matematika, ia menemukan vektor kalkulus modern.

Josiah Willard Gibbs dilahirkan dan meninggal di New Haven, Connecticut, wisudawan Universitas Yale, dan belajar di Paris, Berlin, dan Heidelberg. Ia ditawari jabatan guru besar dalam fisika matematika di University of Yale, penunjukan pertama di AS, dalam sebuah posisi tanpa gaji selama 10 tahun.

Pada tahun 1863, Yale University memeberikan Gibbs gelar doktor America pertama pada rekayasa. Setelah tinggal tiga tahun di Eropa, Gibbs menghabiskan sisa karirnya di Yale, di mana ia adalah guru besar matematika fisika dari 1871 sampai kematiannya. Bekerja dalam isolasi relatif, ia menjadi ilmuwan teoritis awal di Amerika Serikat untuk mendapatkan reputasi internasional dan dipuji oleh Albert Einstein sebagai “pikiran terbesar dalam sejarah Amerika”.

Pada tahun 1901 Gibbs menerima apa yang kemudian dianggap sebagai kehormatan tertinggi diberikan oleh komunitas ilmiah internasional, Copley Medal dari Royal Society of London, “atas kontribusi untuk matematika fisika”.

Meskipun karyanya hampir seluruhnya teoritis, nilai praktis dari kontribusi Gibbs ini menjadi jelas dengan pengembangan kimia industri pada paruh pertama abad ke-20.

Dalam kimia, ia menyumbang besar pada gagasan termokimia. Pada 1873, Gibbs menerbitkan makalah mengenai perwakilan geometris jumlah termodinamika dalam 2 angsuran. Beberapa topik penting yang termasuk dalam makalah lainnya pada persamaan yang heterogen termasuk konsep potensial kimia dan energi bebas; gagasan ansambel Gibbs (sebuah pendirian mekanika statistik); dan aturan fase Gibbs.

Makalah ini mengilhami James Maxwell membuat (dengan tangannya sendiri) acuan gips yang mengilustrasikan gagasan Gibbs yang kemudian dikirimkannya kepada Gibbs. Dengan bangga Yale University memilikinya hingga kini. Antara 1876 dan 1878 Gibbs menulis serial makalah berjudul On the Equilibrium of Heterogeneous Substances, kini dianggap sebagai salah satu prestasi ilmiah terbesar pada abad ke-19 dan makalah pembuka dalam fisika kimia.

Dalam makalah ini Gibbs menerapkan termodinamika untuk menafsirkan fenomena, berhasil menjelaskan dan menyangkutkan apa yang dahulu ialah massa fakta terisolasi.

Dalam matematika, ia menyumbangkan gagasan analisis vektor. Pada 1880, ia mengembangkan perlambangan dan aljabar vektor-vektor. Pada 1901, perlakuan penuh gagasannya disajikan salah satu mahasiswanya EB. Wilson, dalam sebuah buku yang berjudul Vector Analysis.

Sebagai matematikawan dan fisikawan, ia adalah penemu analisis vektor. ia adalah orang pertama di Amerika Serikat yang menerima PhD dalam teknik mesin (Yale). ia adalah salah satu fisikawan teoretis di Amerika dan barangkali salah satu kimiawan teoretis awal. Gelar Gibbs Professorship of Physics and Chemistry dinamai menurut namanya. | sumber: malahayati.ac.id (dari berbagai sumber)

Djuanda Suraatmadja; Penemu Beton Polimer Ramah Lingkungan

PROF Ir Djuanda Suraatmadja adalah Guru Besar Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) yang pernah menjabat Ketua Rektorium ITB pada periode 16 Februari 1978 – 30 Mei 1979, suatu masa di mana kelangsungan hidup institusi ini berada pada posisi genting, sebagai akibat dari gerakan mahasiswa ITB yang dianggap bertentangan dengan pemerintah. Ia juga dikenal sebagai Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan Dalam Bidang Kontruksi.

Beton dalam pengertian umum adalah campuran bahan bangunan berupa pasir dan kerikil atau koral kemudian diikat semen bercampur air. Tetapi, tanpa menggunakan semen Prof Ir H Djuanda Suraatmadja melakukan penelitiannya sampai akhirnya terciptalah bahan bangunan baru yang disebut beton polimer. Polimer adalah suatu zat kimia yang terdiri dari molekul-molekul yang besar dengan karbon dan hidrogen sebagai molekul utamanya. Dari berbagai uji coba lapangan sekaligus implementasi hasil temuannya sampai sekarang tidak pernah ada keluhan.

Ide dasar penelitian beton polimer pada awalnya berdasarkan pemikiran ingin mencari beton yang dalam hal-hal tertentu memiliki sifat lebih baik dari beton semen. Ternyata dari literatur diketahui, polimer memiliki sifat seperti semen. Polimer adalah suatu zat kimia yang terdiri dari molekul-molekul yang besar dengan karbon dan hidrogen sebagai molekul utamanya. Bahan polimer berasal dari limbah plastik yang didaur ulang, kemudian dicampur dengan bahan kimia lainnya. Penggunaan bahan tersebut sekaligus bertujuan memanfaatkan limbah plastik, di samping mencari alternatif pengganti semen.

Berkat ketekunan dan kegigihannya, penelitiannya yang dilakukan sejak tahun 1975 dengan berbagai uji coba di Laboratorium Struktur dan Bahan serta laboratorium lainnya di ITB dan LIPI akhirnya membuahkan hasil. Hasil penemuan tersebut sekaligus menarik perhatian ilmuwan dan para industriawan mengingat beberapa keistimewaan dan sekaligus kelebihan beton polimer dibanding beton semen.

Tahun 2000, Prof Ir H Djuanda Suraatmadja menerima penghargaan Anugerah Kalyanakretya pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional V yang dicanangkan Presiden Abdurrahman Wahid di Bandung.

Beton polimer memiliki sifat kedap air, tidak terpengaruh sinar ultra violet, tahan terhadap larutan agresif seperti bahan kimia serta kelebihan lainnya. Yang lebih istimewa lagi, beton polimer bisa mengeras di dalam air sehingga bisa digunakan untuk memperbaiki bangunan-bangunan di dalam air.

Satu-satunya kelemahan yang hingga kini belum teratasi adalah harga beton polimer masih belum bisa lebih rendah dibanding beton semen, kecuali untuk daerah Irian Jaya, di mana harga semen sangat mahal. Karena itu, beton polimer selama ini lebih banyak digunakan untuk rehabilitasi bangunan yang rusak.

dikutip dari berbagai sumber

Apa Itu Virus Zika? Ini Penjelasannya…

DUNIA kesehatan kali ini dihebohkan dengan kemunculan virus yang bernama “zika”. Memang masih melanda belahan dunia yang lain, misalnya virus ini dikabarkan baru menyerang negara Brazil. Virus mirip dengan dengue yang berasal dari nyamuk ini tentu merisaukan masyarakat.

Kebar baiknya, Departemen Kesehatan Indonesia memastikan hingga kini virus ini belum sampai ke Indonesia.  Kendati demikian, masyarakat Indonesia harus tetap waspada.

“Vektor pembawa penyakit dari virus ini ada di Indonesia, yaitu nyamuk Aedes Aegypti yang juga membawa penyakit infeksi demam berdarah dan chikungunya,” kata Ari Fahrial Syam, MD.PhD,FACP dari Division of Gastroenterology, Department of Internal Medicine, University of Indonesia, sebagaimana dikutip laman liputan6.com. 

Selain mencari tahu cara untuk mencegahnya, Ari berpesan agar masyarakat Indonesia mengenali gejala dari virus Zika, seperti demam tinggi mendadak, nyeri sendi atau otot, disertai kemerahan di kulit atau rash di badan, punggung, dan kaki.

Dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia, melalui laman resminya www.depkes.go.id memberi penjalasan seputar virus zika. Beriktu petikannya:

1.  Apakah virus Zika itu? Virus Zika merupakan salah satu virus dari jenis Flavivirus. Virus ini memiliki kesamaan dengan virus dengue, berasal dari kelompok arbovirus.

2.  Bagaimana cara penularan virus Zika? Virus Zika ditularkan melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang menjadi vektor penyakit Zika adalah nyamuk Aedes, dapat dalam jenis Aedes aegypti untuk daerah tropis, Aedes africanus di Afrika, dan juga Aedes albopictus pada beberapa daerah lain. Nyamuk Aedes merupakan jenis nyamuk yang aktif di siang hari, dan daoat hidup di dalam maupun luar ruangan. Virus zika juga bisa ditularkan oleh ibu hamil kepada janinnya selama masa kehamilan.

3.  Siapa yang berisiko terinfeksi virus Zika? Siapapun yang tinggal atau mengunjungi area yang diketahui terdapat virus Zika memiliki risiko untuk terinfeksi termasuk ibu hamil.

4.  Apa saja gejala infeksi virus Zika? Satu di antara 5 orang yang terinfeksi virus zika menunjukkan gejala. Adapun gejala infeksi virus zika diantaranya demam, kulit berbintik merah, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, kelemahan dan terjadi peradangan konjungtiva. Pada beberapa kasus zika dilaporkan terjadi gangguan saraf dan komplikasi autoimun. Gejala penyakit ini menyebabkan kesakitan tingkat sedang dan berlangsung selama 2-7 hari. Penyakit ini kerap kali sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan medis. Pada kondisi tubuh yang baik penyakit ini dapat pulih dalam tempo 7-12 hari.

5.  Apakah ada komplikasi yang ditimbulkan dari infeksi virus Zika? Pada beberapa kasus suspek Zika dilaporkan juga mengalami sindrom Guillane Bare. Namun hubungan ilmiahnya masih dalam tahap penelitian.

6.  Apa jenis pemeriksaan virus Zika untuk ibu hamil? Pada minggu pertama demam, virus Zika dapat dideteksi dari serum dengan pemeriksaan RT-PCR.

7.  Apakah sudah ada vaksin atau obat untuk virus Zika? Belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk virus ini, sehingga pengobatan berfokus pada gejala yang ada.

8.  Apa yang harus dilakukan jika terinfeksi virus Zika? Jika terinfeksi virus Zika, maka lakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Istirahat cukup
  • Konsumsi cukup air untuk mencegah dehidrasi
  • Minum obat-obatan yang dapat mengurangi demam atau nyeri
  • Jangan mengkonsumsi aspirin atau obat-obatan NSAID (non stereoid anti inflmation) lainnya.
  • Cari pengobatan ke pelayanan kesehatan terdekat.

9.  Bagaimana cara pencegahan penularan virus Zika?  Pencegahan penularan virus ini dapat dilakukan dengan:

  • menghindari kontak dengan nyamuk,
  • melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus (menguras dan menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan atau melakukan daur ulang barang bekas, ditambah dengan melakukan kegiatan pencegahan lain seperti menabur bubuk larvasida, menggunakan kelambu saat tidur, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, dll)
  • melakukan  pengawasan  jentik  dengan  melibatkan  peran  aktif  masyarakat  melalui Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik)
  • meningkatkan daya tahan tubuh melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti diet seimbang, melakukan aktifitas fisik secara rutin, dll.
  • pada wanita hamil atau berencana hamil harus melakukan perlindungan ekstra terhadap gigitan nyamuk untuk mencegah infeksi virus Zika selama kehamilan, misalnya dengan memakai baju yang menutup sebagian besar permukaan kulit, berwarna cerah, menghindari pemakaian wewangian yang dapat menarik perhatian nyamuk seperti parfum dan deodoran.

10. Negara mana sajakah yang melaporkan keberadaan kasus penyakit virus Zika? Beberapa negara yang pernah melaporkan keberadaan kasus penyait virus Zika adalah Barbados, Bolivia, Brasil, Cap Verde, Colombia, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, French Guiana,  Guadeloupe,  Guatemala,  Guyana,  Haiti,  Honduras, Martinique,  Mexico, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname, Venezuela, dan Yap

11. Apakah efek yang bisa ditimbulkan pada ibu hamil yang terinfeksi virus Zika? Selama ini belum ada bukti yang kuat bahwa ibu hamil lebih berisiko atau mengalami penyakit yang lebih berat  selama masa kehamilan. Selain itu juga belum diketahui bahwa ibu hamil lebih berisiko terhadap sindrom guillan barre.

12. Apakah  ada  hubungan  antara  infeksi  virus  Zika  dengan  kejadian  mikrosefalus kongenital?  Hubungan infeksi virus Zika pada ibu hamil dengan kejadian mikrosefalus pada bayi yang dilahirkan belum terbukti secara ilmiah, namun bukti ke arah itu semakin kuat.

13. Apa yang harus dipertimbangkan ibu hamil yang akan bepergian ke area terjangkit virus Zika? Sebelum pergi ke area terjangkit virus Zika dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Selain itu pada masa selama berada di area terjangkit diharapkan melakukan perlidungan ekstra terhadap gigitan nyamuk.

14. Ibu hamil yang bagaimanakah yang harus dilakukan pemeriksaan virus Zika? Ibu hamil yang harus diperiksa untuk virus zika adalah yang memiliki riwayat perjalanan dari area terjangkit dan juga memiliki 2 atau lebih gejala dari infeksi virus Zika. []

Ilustrasi foto: liputan6.com

DNA Membuat Tubuh Resisten Terhadap Bakteri Tertentu

DNA dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, membuat kita lebih atau bahkan kurang rentan terhadap infeksi bakteri. Seperti yang diungkapkan oleh peneliti dari Duke University. Studi ini dipublikasikan minggu ini dalam Journal of Infectious Diseases.

Diperkiraan oleh para Ilmuan, orang dengan mutasi genetik untuk cystic fibrosis tidak biasanya mengalami tipus, yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri dan virus, pada gilirannya, juga dapat mempengaruhi gen.

Sebagai percobaan untui study ini, para peneliti menginfeksi 30 peserta dengan bakteri E. coli, penyebab umum dari diare. Untuk mengetahui apakah gen dapat terpengaruh seseorang yang tertular infeksi bakteri umum. Selanjutnya selama delapan hari berikutnya, para peneliti mengamati gejala pada peserta. Enam dari peserta pada dasarnya tidak menunjukkan gejala, sementara enam lainnya dilemahkan oleh infeksi yang kemudian diambil darahnya. Para peneliti memeriksa darah untuk mengetahui tampilan gen.

Ternyata bakteri, juga dapat memodifikasi tampilan gen. Gen tertentu aktif ketika bakteri hadir, membuat peserta lebih kebal. Mereka mengantisipasi bahwa variasi dapat membantu memprediksi pasien yang bereaksi keras terhadap infeksi E. coli.

para peneliti berharap untuk melakukan eksperimen yang sama dengan tipe lain dari bakteri dan virus, membayar perhatian khusus untuk orang-orang dengan 29 gen berbeda. Mereka menduga gen berperan dalam resistensi penyakit. Jika mereka benar, mungkin saja suatu hari nanti, pengobatan untuk penyakit menular dapat mengandalkan epigenetik, mengaktifkan gen infeksi. |sumber: nationalgeographic.co.id

Inilah Dua Kapal Perang Buatan Indonesia

PT PAL Indonesia meluncurkan dua kapal perang, yakni Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) -1 dan Kapal Perang Strategic Sealift Vessel (SSV)-1 dalam upacara peluncuran di Galangan Kapal PT PAL Indonesia, Kawasan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (18/1/2016).

Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) M Firmansyah mengatakan, kapal PKR merupakan pesanan Kementerian Pertahanan RI dan kapal canggih kelas Frigate yang dibangun PT PAL dengan kerja sama perusahaan kapal DSNS Belanda melalui transfer teknologi.

Sementara itu, kapal SSV merupakan kapal canggih karya mandiri anak bangsa dan pesanan Kementerian Pertahanan Filipina yang berada di kelas Lloyd Register.

“Untuk kapal SSV menjadi kapal perang perdana yang berhasil diekspor Indonesia, dan merupakan pengakuan negara luar terhadap kecanggihan pembuatan kapal bangsa ini,” katanya di Surabaya.

Dia menjelaskan, Kapal PKR-1 setelah dilakukan peluncuran akan melalui proses penyempurnaan kembali dan resmi diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan RI pada Januari 2017.

Kapal SSV juga akan kembali melakukan penyempurnaan setelah peluncuran dan resmi dilakukan serah terima pada Kementerian Pertahanan Filipina pada Mei 2016.

Terkait kecanggihan, Firmansyah menyebutkan Kapal PKR-1 yang memiliki panjang 105,11 meter, lebar 14,2 meter, dan kecepatan 28 knot mampu berlayar selama 20 hari pada kecepatan 14 knot.

Selain itu, Kapal PKR Fregate memiliki peralatan peperangan bawah air lengkap, seperti senjata utama penghancur kapal selam berupa torpedo yang dapat membantu proses peperangan bawah air, serta mampu melakukan peperangan udara dengan senjata rudal anti udara.

Sementara Kapal SSV merupakan pengembangan kapal pengangkut Landing Platform Dock (LPD) yang didesain panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, dan memiliki kecepatan 16 knot dengan ketahanan berlayar selama 30 hari di laut lepas.

Selain itu, SSV juga mampu membawa dua helikopter, dan mengangkut kapal “landing craft utility” (LCU) serta sejumlah tank perang hingga truk militer.

Sementara itu, selain dilakukan upacara peluncuran dua kapal perang, juga dilakukan Peletakan Lunas untuk kapal SSV-2 dan pemberian nama SSV-1 oleh Menteri Pertahanan Filipina dengan nama Tarlac.

“Filipina memesan dua unit kapal perang Landing Platform Deck (LPD) jenis SSV kepada Indonesia. Dan pada saat ini dilakukan peluncuran kapal pertama, juga dilakukan peletakkan lunas pesanan tahap kedua,” katanya. | sumber: kompas.com, nationalgeographic.co.id