PEMA Unaya Sampaikan Materi Organisasi Kepada Mahasiswa Baru 2015

KAMIS, 01 Oktober 2015 bertempat di gedung utama Universitas Abulyatama, Organisasi di berbagai fakultas melaksanakan silaturahmi.

Bersama mahasiswa dan mahasiswi baru tahun 2015, serangkaian materi dan kegiatan pada silaturahmi tersebut juga tak luput dari Pemerintah Mahasiswa (Pema) Universitas Abulyatama. Pema memberikan materi tentang organisasi yang berada dilingkungan kampus hijau. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Muslim yang saat ini menjabat sebagai Presiden mahasiswa Unaya.

Muslim mengatakan materi yang disampaikan adalah tentang organisasi, seperti fungsi organisasi eksekutif/legislatif dan memotivasi mahasiswa baru agar nantinya juga bisa ikut bergabung di organisasi sesuai dengan minat dan bakat dari mahasiswa baru tersebut.

Muslim dan pengurus PEMA Universitas Abulyatama hari ini (01/10/2015) telah menyampaikan materi tentang organisasi diberbagai fakultas, diantaranya ; Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. “hari ini jadwal hanya 3 fakultas dan hari selanjutnya saya dan teman-teman pengurus juga akan mengunjungi fakultas lain yang belum mendapatkan materi tentang organisasi dan silaturahmi secara khusus dengan mahasiswa baru difakultas lainnya,” katanya.

Muslim juga menceritakan setelah selesai memberikan motivasi dan materi organisasi tadi banyak potensi dari mahasiswa baru tahun 2015 yang nantinya akan bergabung di organisasi. “tampak wajah semangat dan tergolong aktif memberikan pertanyaan seputar organisasi yang saya sampaikan,” ujar Muslim.

Selain muslim, ia juga ditemani oleh beberapa teman pengurus organisasi di Unaya diantaranya ; Muzammil (Wapresma Pema Unaya), Aldian Ilham (Sekjen Pema Unaya), Irvan Yuliza (Menteri Luar Universitas Pema Unaya), Lina Mutiara Sinaga (Bendahara Umum Pema Unaya),Muhammad Iqbal (Menteri Kewirausahaan Pema Unaya) Muhammad Alfarisyi (Sekjen DPM Unaya) dan Lira Nurvita (Bendahara DPM Unaya).

Lab Bank Mini Ala Fakultas Ekonomi Unaya

MAHASISWA, dosen, dan civitas akademik yang berada di ruang lingkup Fakultas Ekonomi sudah pasti sering berinteraksi dengan perbankan. Banyak juga bank-bank swasta dan negeri di Banda Aceh khususnya yang berkolaborasi dengan pihak kampus hijau Abulayatama demi memudahkan proses pembayaran spp dan sebagainya.

Fakultas Ekonomi Universitas Abulyatama juga mempunyai laboratorium bank mini sebagai salah satu fasilitas yang ada dan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk bisa belajar tentang dunia perbankan.

“Lab bank mini Fakultas Ekonomi Universitas Abulyatama, sangat membantu dan memudahkan bagi saya untuk bisa belajar tentang layanan jasa keuangan” ujar Gholam salah satu mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan saat ditemui di lab bank mini

Gholam mengatakan, Lab bank mini digunakan oleh seluruh kalangan, seperti mahasiswa maupun dosen di lingkungan Universitas Abulyatama.

“Di lab bank mini saya mendapatkan materi dan praktik klasikal sistem dan prosedur bank,” kata Gholam.

“Lab bank mini semoga menjadi model laboratorium perbankan dan keuangan bagi kampus-kampus yang berkunjung ke Fakultas Ekonomi Universitas Abulyatama,” ujar Gholam. Ia juga melanjutkan, sesuai dengan tujuan awal sebuah wadah penunjang, Laboratorium Perbankan tersebut merupakan teaching factory, yang digunakan untuk fungsi pembelajaran.

Ini Komentar Cut Ana Sofiana Soal Berhijab Cantik

NAMA lengkapnya Cut Ana Sofiana, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Abulyatama. Walau sibuk dengan kuliah dan kegiatan organisasinya, ia tetap terlihat cantik dengan fashion hijabnya. Bagi mahasiswa semester 5 ini bagi seorang perempuan, penampilan merupakan salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari keseharian.

“Fashion pun sudah menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan setiap saat,” ujarnya.

“Jadi berpenampilan modis itu tentu sangat lumrah dan wajar saja.  Selama tren yang kita ikuti tidak berlebihan dan tetap dalam bingkai seorang muslimah,” kata gadis yang akrab disapa Cut kepada tim abulyatama.ac.id di depan lift lantai 2 gedung utama.

Bagi gadis cantik asal Aceh Besar ini, “mengikuti perkembangan fashion pun perlu dilakukan agar tidak ketinggalan zaman, namun harus diketahui bahwa tampil modis bukan hanya berpatukan pada gaya hijab yang sedang trend”.

Cut juga mengatakan, kepandaian seorang perempuan dalam memadupadankan model busana dan hijab. Harus memprioritaskan  kenyamanan. Banyak cara sederhana untuk mewujudkannya.

Gadis kelahiran Montasik 17 agustus 1995 ini terbilang mahasiswi aktif, terbilang IP nya cukup bagus semester lalu dengan 3.68. Bukan hanya di bangku kuliah ia pintar, ia juga aktif di dunia organisasi kampus, Cut pernah menjabat sebagai bendahara Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Fakultas Hukum periode 2013-2014. Tahun ini ia masih aktif dengan menjabat sebagai Sekertaris Kementerian Dalam Universitas di Pemerintah Mahasiswa (PEMA) Universitas Abulyatama.

4 Mahasiswa Teknik Ini Tour Ke Sumatera Utara

Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Abulyatama di wakili oleh 4 mahasiswa diantaranya : Amirul Razi, Khaizir dari Teknik Sipil dan Zuhri, Joel dari Teknik Mesin melakukan tour ke Provinsi Sumatera Utara Juli lalu.

Mereka menghadiri expo sipil di Institut Teknologi Medan (ITM) dan Milad Teknik Sipil di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Amirul Razi salah satu mahasiswa yang ikut dalam tour berbagi pengalaman selama berada di Sumatera Utara.

“Salah satu tujuan kami adalah mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa Teknik Sipil Unaya dengan Mahasiswa Teknik Sipil se-wilayah Sumatera,” katanya.

“Selain melakukan silaturahmi, ini juga menjadi ajang studi banding agar kedepannya Universitas Abulyatama khususnya fasilitas Fakultas Teknik Sipil bisa lebih bagus dan legkap. Tentunya dengan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Amirul juga mengatakan ada agenda penting bulan oktober tahun ini yaitu kegiatan temu wicara nasional (Tawenas) di Provinsi Gorontalo.

“Semoga dengan dukungan pihak rektorat Unaya, kami bisa mengikuti dan berpartisipasi untuk menghadiri acara tersebut. Sebagai ajang belajar, memperluas wawasan dan memperkenalkan almamater Abulyatama ke tingkat nasional,” ujarnya sambil tersenyum.

Gadis Cantik Ini, Juara I Photography Event ATMC

Deby Delviana, Gadis Cantik yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Abulyatama. Ia berprestasi di bidang seni dan budaya. Misalnya Juara I photography event ATMC (Aceh Tamiang Music Club) tahun 2013. Ia menjadi yang terbaik dengan meraih juara pertama dari 25 peserta pada event tersebut.

Deby sapaan akrabnya, mengaku sangat senang dan bangga dengan prestasinya. Ia pun lebih termotivasi untuk dapat mengejar prestasi-prestasi lainnya. “Pastinya lebih memotivasi diri sendiri agar lebih baik kedepannya,” katanya.

Mahasiswa semester 3 ini juga punya berbagai prestasi lainnya di bidang seni dan budaya. Seperti ; Juara harapan 1 tarian kreasi tingkat kabupaten Aceh Tamiang tahun 2011, perwakilan tarian Aceh event 6 tahun tsunami aceh di Institut Seni Indonesia di Yogyakarta tahun 2012, dan menjadi perwakilan pertunjukan tarian kreasi Aceh Tamiang di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun 2011.

Anak dari pasangan Drs Amiruddin dan Cherlis Zuraida ini memang sangat aktif di bidang seni dan budaya. Tahun ini ia tercatat sebagai anggota Tarian Aceh binaan dari Pemerintah Mahasiswa (PEMA) Universitas Abulyatama.

Gadis kelahiran Idi Rayeuk, 24 Desember 1995 bercerita kepada tim abulyatama.ac.id pada saat ditemui di kantin induk Unaya, ia mengakui senang bisa kuliah di kampus hijau Universitas Abulyatama.

“Saya lebih percaya diri untuk mengeksplore minat dan bakat saya di Universitas Abulyatama, apalagi dengan jargonnya rumoh ilmu dan budaya sangat mendukung sekali,” ujarnya.

Meski Bercita-cita ingin jadi lawyer, ia mengaku sudah punya bakat menari sejak ia masih duduk dibangku sekolah dasar. Ia juga mengungkapkan harapannya kepada mahaisiswa/i lainnya agar terus bisa melestarikan seni dan budaya Aceh. Ungkapnya sambil tersenyum manis.

Yudi Maskan Si Pengelola Kantin Induk “Makanan Minuman Sehat”

HAMPIR semua mahasiswa Universitas Abulyatama tahu tempat makan yang bersih, murah, sehat dan variatif di kampus hijau, yaitu Kantin Induk Abulyatama. Kantin yang berada tengah-tengah lingkungan kampus induk Universitas Abulyatama ini memang menjadi pilihan banyak mahasiswa ketika sarapan dan makan siang. Kantin ini selalu ramai pada puncak jam makan siang (12.00 – 14.00 wib).

Mengusung kantin minuman makanan sehat, itulah yang lagi gencar-gencarnya dilakukan oleh Yudi Maskan, pemuda kelahiran Bandung, 21 november 1973 ini mengatakan saat ini banyak makanan dan minuman yang tidak higienis bagi konsumennya.

“Umumnya mahasiswa kurang peduli sama makanan dan minuman yang ia konsumsi, sehingga tidak baik bagi kesehatan dan efeknya akan sakit dan mengurangi kosentrasi belajar,” kata Yudi.

“Inisiatif saya bersama teman-teman karyawan kantin lainnya mengusung kantin yang bertema makanan dan minuman sehat,” ujarnya.

Ia terhitung menjabat sebagai pengelola kantin sejak yahun 2010 sampai sekarang, mengatakan pengunjung yang berkunjung ke kantin induk Unaya selalu penuh dan aktif setiap hari, kantin induk Universitas Abulyatama dibuka dari jam 07:00 – 18:00 WIB.

Pemuda yang ramah ini juga mengatakan kelebihan kantin induk Universitas Abulyatama.

“Disini tersedia wifi gratis, sering digunakan sebagai sarana belajar bagi mahasiswa, sebagai sarana pertemuan, dan juga sering digunakan sebagai tempat event-event bagi kegiatan organisasi mahasiswa,” ungkapnya.

Ia bercerita pengalaman kurang lebih 5 tahun selama menjadi pengelola kantin sangat menyenangkan, dengan sikapnya ramah dengan semua pihak sehingga hampir semua mahasiswa dan dosen mengenal dan akrab dengannya.

HIMIKA Unaya Adakan Rapat Persiapan Pelantikan Pengurus

HIMPUNAN Mahasiswa Keperawatan Abulyatama (HIMIKA) hari ini, 10 September 2015, mengadakan rapat persiapan pelantikan pengurus yang rencanannya dilaksanakan akhir bulan ini. Rapat tersebut dihadiri 20 pengurus yang tergabung dalam organisasi HIMIKA Universitas Abulyatama.

Zulkarnain selaku Ketua HIMIKA telah memilih anggota dari mahasiswa Keperawatan untuk bergabung dalam pengurus Himpunan Mahasiswa Keperawatan Abulyatama (HIMIKA). ‘

“Untuk pengurus sudah siap dibentuk, diantaranya divisi infokom, divisi sosial masyarakat, divisi dana dan usaha, divisi bakat dan minat, dan divisi dokumentasi yang diantaranya diisi oleh mahasiswa Keperawatan angkatan 2013 sampai 2014,” katanya.

Zulkarnain Ketua HIMIKA juga mengatakan rapat kali ini hanya membahas jadwal pelantikan dan silaturahmi penerimaan mahasiswa baru tahun 2015/2016.  “Ini rapat perdana setelah libur panjang, jadi juga memanfaatkan sebagai moment silaturahmi antar pengurus dari organisasi kami,” katanya.

Ketua HIMIKA mengatakan, ke depan HIMIKA akan ada beberapa agenda penting. “Kedepannya akan ada agenda kegiatan penting bagi pengurus Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMIKA) Universitas Abulyatama, di antaranya ners day 2016 kemudian acara dies natalis program studi Keperawatan Universitas Abulyatama yang akan segera dilaksanakan,” katanya.

Zulkarnain sebagai ketua HIMIKA periode 2015-2016 menyampaikan harapannya. “Kepada seluruh pengurus agar selalu kompak dan berkontribusi selalu dengan organisasi yang kita jalankan saat ini agar ke depannya program studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Abulyatama lebih baik dan maju lagi,” katanya. []

Azwar Thaib: Aceh Harus Punya Grand Desain Ekonomi

Dosen Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama mangatakan bahwa kondisi perekonomian Aceh hari ini harus diarahkan menuju lebih baik  ke depannya.

Hal tersebut disampaikan dalam tanggapannya pada seminar sehari yang diselenggarakan oleh LSM Aura, di Gallery Cafee, Jalan Pantee Pirak, Simpang Lima, Banda Aceh,Rabu (09/9/2015)

Azwar mangatakan, upaya peningkatan ekonomi Aceh saat ini tidak cukup hanya pada tataran produksi semata, tetapi proses pemasaran juga harus diperhatikan.

“Oleh karena itu mulai sekarang Aceh harus punya grand desain ekonomi yang baik,” ujarnya.

Persoalan ekonomi juga bergantung pada kondisi masyarakatnya. Ekonomi akan bangkit jika masyarakatnya juga ikut bangkit.

Seminar yang mengangkat tema “Jangan Biarkan Pembangunan Ekonomi Aceh Menuju Titik Kritis”.  Menghadirkan narasumber di antaranya Abdullah Saleh ketua Komisi I DPR Aceh, Kabid Humas Polda Aceh, T. Saladin, Staf Ahli Gubernur Aceh, Syamsir Alam dari Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Pimpinan LSM, Akademisi dan Perwakilan Mahasiswa.

Mahasiswa Abulyatama Kembali Beraktifitas

SENIN 7 September 2015 mahasiswa Universitas Abulyatama kembali meramaikan kampus, dengan aktifitas masing-masing. Ada yang meramaikan perpustakaan, ruangan belajar, biro, laboratorium, dan kantin.

Ini hari pertama mahasiswa Abulyatama mengawali perkuliahan semester dan tahun ajaran baru 2015 – 2016, setalah sekian lama libur.

Banyak harapan dan semangat baru pada diri mahasiswa masing-masing. “Harapan kami semoga di semester dan tahun ajaran ini kita bisa lebih semangat lagi, dan rajin menuntut ilmu di kampus tercinta ini. Semoga ke depannya kampus dapat lebih jaya lagi dari sebelumnya. Untuk mahasiswa jangan pernah menyerah dalam mengejar cita-cita kita,” ujar Rizki Syawali seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Abulyatama.

Berjuta harapan dan semangat baru yang terpancarkan dari masing-masing mahasiswa, keinginan dan harapan untuk tekun dalam belajar semakin tinggi, semoga Abulyatama menjadi kampus yang tepat untuk mereka mengejar cita-citanya.[]

Mahasiswa STIK Takengon Study Banding ke Abulyatama

UNIVERSITAS Abulyatama, Aceh Besar, kembali mendapatkan kunjungan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIK) Takengon, Kamis 3 September 2015.

Kedatangan puluhan mahasiswa ini dalam rangka studi banding sekaligus menyambung tali silaturahim antar  lembaga mahasiswa kedua kampus.

Kedatangan Mahasiswa  STIK Takengon disambut langsung oleh Wakil Presiden Mahasiswa Muzammil dan Menteri Luar Universitas, Irvan Yuliza.

Mereka kagum dengan kampus Abulyatama, melihat kondisinya bagus dan udaranya terasa segar. Usai berkeliling melihat setiap bangunan dan fasilitas kampus seperti ruang belajar, ruang dosen, perpustakaan, aula, kantin, lab, dan kantor pusat pemerintahan mahasiswa Abulyatama.

Mereka berharap kedepan diberikan kesempatan untuk bisa mengunjungi kampus ini lagi dilain waktu.[]