Dekan FH UNAYA: Pemerintah Aceh Optimis APBA 2019 Tepat Waktu

Dekan FH Unaya Yang juga Jurubicara Pemerintah Aceh, Wiratmadinata, SH., MH, mengatakan, Pemerintah Aceh optimis penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2019 akan berjalan lancar dan tepat waktu.

Hal itu seiring dengan intensifnya persiapan dokumen anggaran serta lancarnya komunikasi baik formal maupun informal antara eksekutif dan legislatif.

Pemerintah Aceh pada 12 Juli lalu telah menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (KU-APBA) 2019 kepada DPRA.

“Selanjutnya jika pada bulan September ini Plafon Anggaran Sementara (PPAS) bisa selesai, maka pembahasan RAPBA paling telat awal Desember sudah selesai,” kata Wiratmadinata biasa juga dipanggil Pak Wira.

Menurut Wiratmadinata, memperhatikan tren pembahasan APBA selama ini, maka kuncinya terdapat pada kesepakatan bersama KUA-PPAS. Oleh karena itu jika September KUA-PPAS sudah disepakati, maka pembahasan RAPBA sudah tidak terhambat lagi, bahkan bisa lebih cepat.

“Jangan-jangan November sudah bisa disahkan. Tapi moderatnya, kalau melihat hitung-hitungan kalender mengacu pada batasan maksimum regulasi, maka mestinya minggu ke-1 Desember seharusnya APBA 2019 sudah bisa dievaluasi oleh Mendagri. Sebab kalau tidak kita bisa macet lagi dihadang ketentuan pergub,” sebut Pak Wira yang biasa mengajar di Fakultas Hukum Universitas Abulyatama.

Soal kesiapan dokumen anggaran, kata Pak Wira, Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) di bawah arahan langsung Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Sekda, Para Asisten dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), bekerja marathon, bahkan sudah tergolong “tidak normal”.

“Mereka seperti tak mengenal lagi jam kerja dan tanpa kenal lelah terus ‘dipress’ untuk menyiapkan seluruh dokumen anggaran yang diperlukan,” ungkap kandidat Doktor Ilmu Hukum Unsyiah ini.

Dari aspek regulasi, penyusunan RAPBA 2019 ini, menurut Pak Wira juga menganut prinsip “Taat Asas”, yaitu sesuai dengan aturan yang berlaku, jelas dan konsisten.

KUA-PPAS disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2019 sebagaimana tertuang dalam Pergub Aceh Nomor 77/2018 Tentang RKPA 2019.

RKPA ini disusun melalui beberapa pendekatan perencanaan, baik secara teknokratis, partisipatif, politis, top-down, bottom-up, dan proses musrenbang dari level terbawah sampai ke atas.

Adapun delapan prioritas RKPA 2019 yang secara keseluruhan disusun dengan fokus pada penurunan angka kemiskinan, layanan akses dan kualitas kesehatan, mengatasi kesenjangan wilayah, konekivitas dan pengembangan kawasan strategis, peningkatan ketahanan pangan dan energi, penguatan Syariat Islam dan kualitas pendidikan, industri kreatif, pariwisata, optimalisasi SDA, kebencanaan, reformasi birokrasi dan penguatan perdamaian.

Mahasiswa UNAYA 1st Runner Up NUDC 2018 Aceh

Seleksi National University Debating Championship (NUDC) Tahun 2018 Tingkat Kopertis XIII Aceh telah selesai dilaksanakan pada Minggu, 06 Mei 2016 bertempat di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh 29 universitas negeri dan swasta yang ada di Aceh. Seleksi NUDC tingkat wilayah ini merupakan babak seleksi sebelum menuju kompetisi NUDC tingkat nasional yang tahun ini akan diadakan di Malang pada akhir Agustus 2018.

National University Debating Championship (NUDC) adalah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). NUDC merupakan kompetisi debat bahasa Inggris antarperguruan tinggi yang menggunakan sistem British Parliamentary (BP) yang terdiri dari 2 pembicara (speaker). Seleksi NUDC terdiri dari babak preliminary (baca: babak awal, red), quarter final, semifinal dan grandfinal. Peserta yang melaju kebabak grandfinal ditentukan berdasarkan akumulasi jumlah Victory Point (angka kemenangan, red) pada babak preliminary, quarter dan semifinal total skor yang didapatkan pada ketiga babak tersebut.

Dalam ajang ini, Universitas Abulyatama, Politeknik Lhoksemawawe, Universitas Syiah Kuala dan Universitas Almuslim berhasil lolos ke babak Grandfinal. Setelah babak grandfinal selesai, tim debat Universitas Syiah Kuala (Nabila R Rachmadi, Salsabila Machdi) berhasil lolos sebagai Champion, disusul Universitas Abulyatama (Resti Amelia Sari, Siti Hawa) sebagai First Runner Up, Universitas Almuslim (Nafsul Muthmainnah, Chairul Mufid) sebagai Second Runner Up dan Politeknik Lhoksemawe (T Aulia Syuhada, Nurmala) sebagai Third Runner Up. Bersama dengan dua tim lainnya dari STKIP Bina Bangsa Getsempena dan Universitas Malikussaleh keenam tim debat tersebut berhak berlaga di ajang NUDC tingkat nasional Agustus nanti.

Keberhasilan tim debat Universitas Abulyatama meraih Juara II (First Runner Up) tidak terlepas dari keberadaan Abulyatama Debating Club (ADC) dan pembinaan terus menerus yang dilakukan oleh pembina sekaligus pelatih Ms. Ema Dauyah, M.Ed. Dari keterangan yang diperoleh, latihan dilakukan secara kontinue dan intensif selama beberapa bulan serta dengan mendatangkan pelatih dari Universitas Sumatera Utara (USU). Usaha ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh dari universitas yang terus mensupport kegiatan kemahasiswaan.

 

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Kasie Akdemik dan Kemahasiswaan, Bapak M.Fuad Abdullah, S.Ag. Dalam sambutannya beliau berharap tim yang akan mewakali Kopertis XIII Aceh dapat mempersiapkan diri lebih maksimal sehingga dapat memperbaiki prestasi kontingen Aceh ditingkat nasional. Pada tahun mendatang, diharapkan banyak kegiatan serupa yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang ada di Aceh sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Maka sangat diharapkan adanya dukungan dari pemerintah Aceh untuk menggelar kegiatan serupa setiap tahun.

Abulyatama Kerja Sama dengan BNI Life di Bidang Pendidikan

Universitas Abulyatama melakukan kerja sama dengan BNI life dibidang pendidikan.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan mahasiswa Universitas Abulyatama.

Rektor Unaya, R. Agung Efriyo Hadi,.Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Abulyatama sudah mendapatkan akredidasi B, dari 23 prodi, 16 diantara sudah terakreditasi B.

Rektor berharap dengan akreditasi ini, kerja sama ini dapat berlanjut.

lebih lanjut, rektor berharap mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Abulyatama nantinya setelah lulus dapat direkrut sebagai karyawan di BNI life atau anak perusahaannya di seluruh Indonesia.

Executive Vice President BNI Life, Erwita Triana Dewi, dalam sambutannya menyebutkan kerjasama ini bertujuan untuk sharing knowledge khususnya pemahaman mengenai dunia asuransi. BNI life akan memfasilitasi penerimaan tenaga kerja, pelatihan, lisensi dan sertifikasi baik yang berskala Nasional maupun Internasional.

Selanjutnya Erwita menjelaskan BNI Life akan mengeluarkan sertifikat sebagai pendamping ijazah yang sudah mengikuti pelatihan dan siap diterima sebagai tenaga asuransi BNI life dan anak perusahaannya.
BNI Life juga akan mendukung setiap kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yang akan dilaksanakan oleh Universitas Abulyatama.
Diharapkan akan lahir Kampung BNI UNAYA nantinya.

Kerjasama ini juga diharapkan berkesinambungan, yang akhirnya dapat meningkatkan kuantitas dan juga kualitas mahasiswa Universitas Abulyatama sehingga siap bersaing di dunia kerja nantinya. Program ini juga akan dicoba untuk disinergikan dengan Program Pasca Sarjana Ilmu Ekonomi Manajemen Universitas Abulyatama.

Acara ini dihadiri para wakil Rektor, Dekan dan civitas akademik Universitas Abulyatama serta Direktur BNI Cabang Banda Aceh, Direktur BNI life Perwakilan Medan.

UNAYA kerjasama Dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menegah RI menstimulus Wirausaha Mahasiswa melalui Program Pemasyarakatan Kewirausahaan di Provinsi Aceh dengan tema “Gerakan Mahasiswa Pengusaha” . Kegiatan ini difasilitasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh bekerjasama dengan Aceh TV dan Perguruan Tinggi. Salah satu perguruan Tinggi yang dilibatkan dalam program ini adalah Universitas Abulyatama.
Kerjasama ini diwujudkan dalam MoU yang disepakati oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI dan Universitas Abulyatama yang di tandatangani langsung olah Rektor Universitas Abulyatama R. Agung Efriyo Hadi, PhD dan disaksikan oleh Asisten Bidang Ekomoni pemerintahaan Aceh dan juga Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh pada tanggal 6 Maret 2018.
Dalam agenda ini juga dilakukan pembukaan Program Pelatihan Wirausaha Mahasiswa yang di ikuti oleh 150 orang mahasiswa dari tiga Universitas, antara lain Universitas Abulyatama, UIN Araniry Aceh dan Universitas Muhammadiyah Aceh. Dalam sambutannya Menteri Koperasi dan UKM RI yang diwakilkan oleh Deputi bidang Koperasi menyampaikan “Program wirausaha mahasiswa ini haruslah berhasil menghasilkan pengusaha-pengusaha muda dari Aceh yang nanti usahanya bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat dan juga akan terbentuk koperasi mahasiswa”.
Pada acara tersebut juga ditampilkan berbagai rupa hasil produksi usaha mahasiswa dari tiga Universitas yang terlibat yang telah dipasarkan di tengah masyarakat. Sangat menarik perhatian hasil produksi dari Mahasiswa Pertanian dan Perikanan Universitas Abulyatama yang mendukung sektor lain, diantaranya Miniatur sovenir Aceh, Sayur Sehat Hidroponik, Pupuk Organik Kompos dan Cair. Kementerian Koperasi dan UKM mengharapkan Universitas Abulyatama harus mampu mengembangkan usaha yang telah dirintis oleh Mahasiswa dengan melibatkan Masyarakat sekitar, sehingga berdampak posiitif kepada tingkat kesejahteraan masyarakat.
Rektor Universitas Abulyatama juga Optimis hasil produksi usaha Mahasiswa UNAYA bisa diterima baik dimasyarakat dan terus akan memfasilitasi Mahasiswa untuk berkarya dan menciptakan produk-produk baru dari Ilmu yang didapat di Kampus Universitas Abulyatama. “Kita akan terus memfasilitasi dan memberikan support bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan keilmuannya untuk menjadi pengusaha sesuai keilmuannya sehingga usaha yang dijalani dapat menyerap tenaga kerja”
Hal ini senada dengan apa yang diharapkan oleh pihak Kementerian Koperasi dan UKM RI dimana beliau menyampaikan Tugas perguruan tinggi selain mengelola bidang pendidikan tinggi, namun juga berperan menumbuhkan perekonomian dan menambah nilai kemasyarakatan. Semoga Pelatihan Program Kewirausahaan Mahasiswa ini sukses, baik dalam penyelenggaraan, pertanggungjawaban, sehingga tindak lanjut kerjasamanya yang telah disepakati melalui MoU.

Mahasiswa K3S UNAYA Fasilitasi UKS SDN Lamrabo

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lamrabo mengadakan Launcing Sekolah Sehat dalam rangka mengaktifkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Acara tersebut difasilitasi oleh mahasiswa K3S Abulyatama yang berlansung disekolah setempat Desa Lamrabo Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar, Senin (05/03/2018).

Acara yang dibarengi dengan pelantikan Dokter Cilik dan Perawat Cilik tersebut berlansung dengan meriah dan lancar yang dimulai pada pukul 10.00 Wib di Sekolah Dasar Negeri Lamrabo.

Ns. Iskandar, S.Kep selaku dosen pembimbing K3S Universitas Abulyatama mengatakan, dengan terbentuknya dokter Cilik dan Perawat cilik maka UKS akan baerjalan, dan Kesehatan siswa siswi pun dapat terjaga serta dapat membantu meningkatkan angka ber-Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat dilingkungan Sekolah.

Iskandar menambahkan, UKS merupakan salah satu bentuk intervensi mahasiswa keperawatan K3S di Stase Keperawatan Komunitas, dimana mahasiswa diharapkan mampu untuk mengambil peran kolaborator dengan berbagai pihak diantaranya dinas kesehatan Aceh Besar, Puskesmas Kuta Baro, pihak Muspika serta pihak sekolah sendiri sebagai tempat pelaksanaan UKS.

“Harapan kami UKS yang sudah terbentuk ini agar terus mendapatkan dukungan demi keberlanjutan program tersebut dan kita dari pendidikan juga akan menjadikan sekolah ini sebagai sekolah jejaring binaan selanjutnya,” Unkap Iskandar.

Turut hadir pada acara tersebut, Perwakilan Dinkes Aceh Besar, Pihak Puskesmas, Dosen Pembimbing K3S Universitas Abulyatama Ns. Ryan Mulfianda, dan para Muspika kecamatan Kuta Baro.

0 comment

Kampus dan Mahasiswa Dalam Keberagaman Ide dan Idialisme

Kampus adalah sarana belajar dan pembelajaran bagi mahasiswa. Mereka sebagai penerus pembangunan dan keberlanjutan negara bangsa. Read more

Mahasiswa FK UNAYA Peringati Hari Peduli Sampah di SD N2

Banda Aceh: Puluhan mahasiswa Abulyatama melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)  dan Gerakan Mengutip Sampah bersama. Read more

ACDC Menyelenggarakan Job Fair

Penyerapan lulusan perguruan tinggi oleh dunia usaha dan industri mengalami perlambatan. Sedangkan kalangan dunia usaha dan industri masih tetap membutuhkan sumberdaya manusia yang memiliki kualitas yang baik. Artinya persaingan dalam memperoleh pekerjaan akan semakin ketat. Hal ini mendasari pendirian Alumni Career Development Centre (ACDC) Universitas Abulyatama. ACDC merupakan lemabaga pada Universitas Abulyatama yang bertugas membantu lulusan dan alumni Universitas Abulyatama dalam menghadapi dunia kerja dan kealumnian.

ACDC memiliki 3 Bidang yaitu bidang Ketenagakerjaan, bidang tracer study, dan bidang pelatihan dan kewirausahaan. Acara Job Fair ini merupakan salah satu kegiatan ACDC dalam bidang Ketenagakerjaan, kegiatan lainnya meliputi in campus recruitment, dan pemberian informasi lowongan pekerjaan. Kegiatan pada bidang tracer study meliputi penyebaran kuesioner kepada alumni, kemudian kuesioner dievaluasi sebagai masukan untuk masing-masing Prodi. Adapun kegiatan-kegiatan pada bidang pelatihan dan kewirausahaan adalah memberikan pelatihan-pelatihan seputar pembuatan CV yang baik, cara menghadapi wawancara kerja, cara memulali bisnis dengan modal kecil dll.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Abulyatama R Agung Eprio Hadi PHD, Wakil Rektor II Drs Saepuddin M.Pd, Wakil Rektor III dr. Iziddin Fadhil, para dosen , mahasiswa dan alumni Universitas Abulyatama .

Tamu undangan yang hadir sebagai pengisi stan pada Job Fair Universitas Abulyatama adalah Bank Mandiri, Bank BNI, BPTP Aceh, PT Ambagiri Nusantara Cab. Aceh, sedangkan  pengisi stan lainnya terdiri dari Fakultas-fakultas yang ada di lingkungan Universitas Abulyatama seperti Fakultas Kedokteran, Fakultas Perikanan , Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ekonomi.

Rektor Universitas Abulyatama R Agung Efrio Hadi Ph.D bercerita tentang pentingnya kedisplinan dalam dunia kerja, beliau juga berharap instansi-instansi yang hadir dapat terus menjalin kerjasama dengan ACDC Universitas Abulyatama dimasa yang akan datang.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh partisipan yang mengisis stan. Harapannya ditahun-tahun berikutnya kegiatan ini akan bisa diadakan secara kontinu dengan skala yang lebih besar lagi.

 

By: Agus Naufal SE M.Si Ketua ACDC Universitas Abulyatama

——-

Universitas Abulyatama Sosialisasikan Visi Misi

Universitas Abulyatama sebagai universitas swasta pertama dan terkemuka di Aceh, perlu terus berpacu berbenah diri untuk menjadi univiersitas yang unggul, islami dan berwawasan global dalam pengembangan Iptek dan seni budaya. Sehingga visi yang terbangun menjadi harapan dan kebanggaan bagi masyarakat Aceh. “Untuk penjabaran visi harus diimplementasikan melalui misi dan berkolaborasi”, ungkap Wakil Rektor I, Usman, MSi saat sosialisasi visi misi Unaya dihadiri, Wakil rektor II,  Drs. Saifuddin, MPd, Wakil rektor III dr. Izziddin,Para Dekan, Dosen, Mahasisswa, alumni dan stakeholder di aula kampus Lampoh Keude,  Kota Baru Aceh Besar, pekan lalu.

Disebutkan pula,  disebut unggul karena semua program studi di lingkungan Unaya mampu dikembangkan sebagai pusat unggulan ilmu pengetahuan, teknologi (IPTEK) dan seni budaya yang dapat menunjang dan mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kinerja terukur dari lembaga dan sumberdaya manusia.  Sedangkan islami, dimaknai bahwa Unaya mendukung keberadaan daerah Aceh sebagai provinsi yang menerapkan nilai – nilai Islami. Lebih lanjut kata Wakil Rektor, Unaya dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi bersifat terbuka dalam pembaharuan serta berdaya saing global baik secara langsung dan tidak langsung.