Memilih Caleg Yang Bersih Dari Korupsi

Pemilu Legislatif 2019 butuh kecerdasan rakyat dalam memilih wakilnya di lembaga legislatif baik di Pusat, Propinsi dan Kabupaten/kota. Artinya rakyat harus benar benar memahami sepak terjang politisi/caleg yang di pilih. Terbukti bahwa selama lima tahun ini para politisi/dewan yang mewakili rakyat, tidak memberikan perhatian yang besar pada masyarakat, malah mereka banyak melakukan tindakan korupsi. Hal ini dapat dilihat kondisi masyarakat semakin termajinalkan, misal peluang kerja, daya beli dan kebutuhan semakin tinggi, pemasukan tidak sesuai dengan pengeluaran. Hal ini dirasakan oleh semua lapisan masyarakat menengah ke bawah.

Isu-isu tersebut membuktikan politisi yang di pilih sebagai perwakilan rakyat tidak konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat yang pernah dijanjikan saat kampanye, alias janji palsu dan PHP.

Dengan berbagai sepak terjang politisi tersebut diatas, rakyat harus paham dan mengetahui siapa saja politisi/caleg yang koruptif. Harus ada lembaga indenpenden memberikan informasi yang jelas siapa politisi/caleg terlibat korupsi misal terdakwa, pernah di hukum, lagi proses hukum dan sebagainya.

Banyak partai politik mengajukan caleg2 yang ternyata ada tersangkut dengan korupsi. Artinya kalau caleg2 terlibat korupsi kembali terpilih, akan berdampak pada keberlanjutan pembangunan dan juga berdampak pada moralitas, dan tidak konsistennya dalam pemberantasan korupsi, akan memperburuk tingkat kepercayaan rakyat pada lembaga legislatif, malah akan semakin termarjinalkan rakyat (petani, buruh, nelayan, masyarakat miskin dan fakir).

Kalau ingin Aceh lebih baik dari sekarang pilihlah para caleg yang cerdas, jujur, berilmu, berakhlak dan tentunya punya visi keberlanjutan pembagunan aceh untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan partai, kelompok, keluarga dan etnis. (Wakil Rektor Bidang Akademik, Usman. M. Si)

PENGUMUMAN KKN TAHUN 2018

A. Syarat Peserta KKN

  1. Pendaftaran sebagai peserta KKN tahun 2018 tanggal 11 – 17 Juli 2018
  2. Pembahagian kelompok tanggal 19 Juli 2018
  3. Pengarahan pelaksanaan KKN tanggal 20 Juli 2018, di Aula Lantai 2, Jam 09.00 WIB sampai selesai.
  4. Survey lokasi KKN untuk penyusunan Program Kerja tanggal 21 – 26 Juli 2018
  5. Coatching KKN dan Diskusi kelompok tanggal 28 – 29 Juli 2018
  6. Penempatan/Penyerahan Mahasiswa KKN tanggal 1 Agustus 2018
  7. Masa KKN tanggal 1 Agustus s/d 1 September 2018
  8. Jumlah SKS yang harus dipenuhi adalah 108 SKS (termasuk yang semester Genab 2017/2018), dengan melampirkan KHS sementara dan KRS smt Genab yang telah disahkan dosen Wali, jika tidak on line  pada data based  Unaya, harus menyertakan surat rekomendasi izin melaksanakan matakuliah KKN oleh Dekan masing-masing.
  9. Mengisi formulir permohonan KKN (dapat diambil sama ibu Leni (tempat pendaftaran mahasiswa baru)
  10. Membayar uang KKN sebesar Rp. 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah), melalui Ibu Dra. Alawiyah (tempat pembayaran SPP lantai 2)
  11. Lokasi KKN direncanakan di Kecamatan Peukan Bada dan Kec. LhokNga

B. Semua dokumen dimasukkan kedalam Map warnah Merah untuk kelas Reguler dan Map warna Kuning untuk kelas Khusus.

Lampoh Keude, 28 Juni 2018

Ketua Badan Pelaksana KKN

 

Dto

Ir. Firdaus, M.Si

Mahasiswa UNAYA 1st Runner Up NUDC 2018 Aceh

Seleksi National University Debating Championship (NUDC) Tahun 2018 Tingkat Kopertis XIII Aceh telah selesai dilaksanakan pada Minggu, 06 Mei 2016 bertempat di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh 29 universitas negeri dan swasta yang ada di Aceh. Seleksi NUDC tingkat wilayah ini merupakan babak seleksi sebelum menuju kompetisi NUDC tingkat nasional yang tahun ini akan diadakan di Malang pada akhir Agustus 2018.

National University Debating Championship (NUDC) adalah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). NUDC merupakan kompetisi debat bahasa Inggris antarperguruan tinggi yang menggunakan sistem British Parliamentary (BP) yang terdiri dari 2 pembicara (speaker). Seleksi NUDC terdiri dari babak preliminary (baca: babak awal, red), quarter final, semifinal dan grandfinal. Peserta yang melaju kebabak grandfinal ditentukan berdasarkan akumulasi jumlah Victory Point (angka kemenangan, red) pada babak preliminary, quarter dan semifinal total skor yang didapatkan pada ketiga babak tersebut.

Dalam ajang ini, Universitas Abulyatama, Politeknik Lhoksemawawe, Universitas Syiah Kuala dan Universitas Almuslim berhasil lolos ke babak Grandfinal. Setelah babak grandfinal selesai, tim debat Universitas Syiah Kuala (Nabila R Rachmadi, Salsabila Machdi) berhasil lolos sebagai Champion, disusul Universitas Abulyatama (Resti Amelia Sari, Siti Hawa) sebagai First Runner Up, Universitas Almuslim (Nafsul Muthmainnah, Chairul Mufid) sebagai Second Runner Up dan Politeknik Lhoksemawe (T Aulia Syuhada, Nurmala) sebagai Third Runner Up. Bersama dengan dua tim lainnya dari STKIP Bina Bangsa Getsempena dan Universitas Malikussaleh keenam tim debat tersebut berhak berlaga di ajang NUDC tingkat nasional Agustus nanti.

Keberhasilan tim debat Universitas Abulyatama meraih Juara II (First Runner Up) tidak terlepas dari keberadaan Abulyatama Debating Club (ADC) dan pembinaan terus menerus yang dilakukan oleh pembina sekaligus pelatih Ms. Ema Dauyah, M.Ed. Dari keterangan yang diperoleh, latihan dilakukan secara kontinue dan intensif selama beberapa bulan serta dengan mendatangkan pelatih dari Universitas Sumatera Utara (USU). Usaha ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh dari universitas yang terus mensupport kegiatan kemahasiswaan.

 

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Kasie Akdemik dan Kemahasiswaan, Bapak M.Fuad Abdullah, S.Ag. Dalam sambutannya beliau berharap tim yang akan mewakali Kopertis XIII Aceh dapat mempersiapkan diri lebih maksimal sehingga dapat memperbaiki prestasi kontingen Aceh ditingkat nasional. Pada tahun mendatang, diharapkan banyak kegiatan serupa yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang ada di Aceh sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Maka sangat diharapkan adanya dukungan dari pemerintah Aceh untuk menggelar kegiatan serupa setiap tahun.

UNAYA RAPAT KERJA TAHUNAN DENGAN KETUA YAYASAN ABULYATAMA

Pengembangan Perguruang Tinggi di Era Globalisasi seperti saat ini perlu terus ditingkatkan Read more

UNAYA LAKSANAKAN KOMPETISI ACEH DEBATING

Unaya melaksanakan Kompetisi Aceh Debating League (ADL) 13 sd 14 Maret 2018, kegiatan ini di ikuti oleh empat Universitas yang berada di banda aceh, antara lain Universitas Abulyatama, Universitas Syiahkuala, STKIP GASEMENA, dan Universitas Serambi Mekah.

Acara tersebut telah selesai dilaksanakan pada Rabu, 14 Maret 2018. Kegiatan ini mengusung tema “Debater Today, Leader Tomorrow”. Pada kompetisi ini, Universitas Abulyatama dipercaya untuk menjadi pelaksana kegiatan ADL yang pertama ini. ADL adalah inisiasi bersama dari empat perguruan tinggi Negeri dan Swasta (Universitas Abulyatama, Universitas Syiah Kuala, STKIP Bina Bangsa Getsampena, dan Universitas Serambi Mekkah) yang ada di Banda Aceh. Inisiasi ini muncul dikarenakan minimnya kompetisi debat ditingkat universitas yang ada di Aceh.

Aceh Debating League merupakan kompetisi debat bahasa Inggris antarperguruan tinggi yang menggunakan sistem British Parliamentary (BP) yang terdiri dari 2 pembicara (speaker). Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 13-14 Maret 2018. Kegiatan ini diikuti oleh 4 (empat) universitas di Aceh yakni: Universitas Abulyatama, Universitas Serambi Mekah, Universitas Syiah Kuala, dan STKIP BBG Getsempena. Masing-masing kampus mengirimkan 2 (dua) tim sebagai peserta dalam kegiatan ini. Lomba Aceh Debating League terdiri dari 4 kali babak preliminary (baca: babak awal, red) dan 1 kali babak final. Peserta yang masuk ke dalam babak final ditentukan berdasarkan akumulasi jumlah Victory Point pada babak preliminary dan total skor yang didapatkan pada babak preliminary. Penghargaan diberikan kepada pemenenag 1, 2, 3 dan harapan 1 serta best speaker yang dihitung dari nilai individu selama babak preliminary.

Kegiatan ini telah ditutup secara resmi oleh Rektor Universitas Abulyatama, Bapak R. Agung Efriyo Hadi, PhD. Dalam kata sambutannya, Rektor berharap bahwa kegiatan ini dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dengan melibatkan lebih banyak universitas yang ada di Aceh dan estafet tuan rumah juga dapat dilanjutkan oleh universitas yang menjadi champion dalam kompetisi ini.

Adapun champion dalam kegiatan ini adalah Unsyiah A (Muhammad Afi Ramadhan, Cut Puan Tiszani Pasha, 1st runner up Abulyatama B (Resti Amelia Sari, Irma Yanti) 2nd runner up BBG A (Mahdalena, Sarti Wahyuni dan 3rd runner up Abulyatama A (Feni Mariani, Siti Hawa).
Juara Best Speaker: Muhammad Afi Ramadhan (Unsyiah A), Cut Puan Tiszani Pasha (Unsyiah A) dan Resti Amelia Sari (Abulyatama A).

Adjudicator (juri), M.Ridha Ahyat, Ema Dauyah, M.Iqhramullah, Mulyadi Saputra

Unaya Kerjasama Dengan UC Bestari Malaysia

Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh dan Universiti College Bestari (UCB) Malaysia, menjalin kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Read more

ADC Akan Menggelar Kompetensi Debat Mahasiswa

Aceh Besar, 10/3. Abulyatama Debating Club (ADC) akan melaksanakan Kompetisi Debat Persahabatan antar Perguruan Tinggi yaitu Aceh Debating League: Debater Today Leader Tomorrow. Kompetisi persahabatan ini melibatkan empat perguruan tinggi negeri dan swasta yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar. Acara tersebut akan digelar selama dua hari yaitu: Selasa – Rabu, 13 – 14 Maret 2018. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Aula Lantai 2, Gedung C Universitas Abulyatama.
Menurut informasi yang di peroleh dari Pembina ADC, Ema Dauyah, M.Ed , Perguruan tinggi yang menjadi peserta pada turnamen tersebut adalah Universitas Abulyatama, Universitas Syiah Kuala, STKIP Bina Bangsa Getsampena, dan Universitas Serambi Mekkah. Adapun format yang digunakan dalam turnamen ini adalah British Parliamentary (BP) Debate yang terdiri dari empat babak Preliminary round (Babak Awal) dan Babak Final.
Acara tersebut ditujukan untuk menguji kemampuan mahasiswa (dibaca debater, red) sebagai persiapan sebelum menghadapi seleksi National University Debating Championship (NUDC) Kopertis XIII yang nantinya enam tim pemenang akan mewakili Aceh pada National University Debating Championship (NUDC) ditingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 s.d. 31 Agustus 2018.

 

Abulyatama Kerja Sama dengan BNI Life di Bidang Pendidikan

Universitas Abulyatama melakukan kerja sama dengan BNI life dibidang pendidikan.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan mahasiswa Universitas Abulyatama.

Rektor Unaya, R. Agung Efriyo Hadi,.Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Abulyatama sudah mendapatkan akredidasi B, dari 23 prodi, 16 diantara sudah terakreditasi B.

Rektor berharap dengan akreditasi ini, kerja sama ini dapat berlanjut.

lebih lanjut, rektor berharap mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Abulyatama nantinya setelah lulus dapat direkrut sebagai karyawan di BNI life atau anak perusahaannya di seluruh Indonesia.

Executive Vice President BNI Life, Erwita Triana Dewi, dalam sambutannya menyebutkan kerjasama ini bertujuan untuk sharing knowledge khususnya pemahaman mengenai dunia asuransi. BNI life akan memfasilitasi penerimaan tenaga kerja, pelatihan, lisensi dan sertifikasi baik yang berskala Nasional maupun Internasional.

Selanjutnya Erwita menjelaskan BNI Life akan mengeluarkan sertifikat sebagai pendamping ijazah yang sudah mengikuti pelatihan dan siap diterima sebagai tenaga asuransi BNI life dan anak perusahaannya.
BNI Life juga akan mendukung setiap kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yang akan dilaksanakan oleh Universitas Abulyatama.
Diharapkan akan lahir Kampung BNI UNAYA nantinya.

Kerjasama ini juga diharapkan berkesinambungan, yang akhirnya dapat meningkatkan kuantitas dan juga kualitas mahasiswa Universitas Abulyatama sehingga siap bersaing di dunia kerja nantinya. Program ini juga akan dicoba untuk disinergikan dengan Program Pasca Sarjana Ilmu Ekonomi Manajemen Universitas Abulyatama.

Acara ini dihadiri para wakil Rektor, Dekan dan civitas akademik Universitas Abulyatama serta Direktur BNI Cabang Banda Aceh, Direktur BNI life Perwakilan Medan.